• Jumat, 19 Agustus 2022

Teror Penembakan Massal di Tusla Oklahoma, Pelaku Bunuh Dokter Bedahnya karena Masalah Ini

- Jumat, 3 Juni 2022 | 09:00 WIB
Para petugas berjaga-jaga di lokasi penembakan massal di RS St. Francis di Tulsa, Oklahoma, 1 Juni 2022.  (ANTARA/REUTERS/Michael Noble Jr)
Para petugas berjaga-jaga di lokasi penembakan massal di RS St. Francis di Tulsa, Oklahoma, 1 Juni 2022. (ANTARA/REUTERS/Michael Noble Jr)

TUSLA, harianmerapi.com - Pelaku penembakan massal di sebuah rumah sakit di Tusla Oklahoma, Amerika Serikat, sebelumnya mengincar seorang dokter bedah, kata pihak berwenang, Kamis (2/6/2022).

Insiden pada Rabu (1/6) itu menewaskan lima orang, termasuk pelaku dan sang dokter bedah.

Pelaku menyalahkan sang dokter atas nyeri punggung yang dideritanya setelah menjalani operasi.

Baca Juga: Teror Penembakan Massal Terjadi Lagi di AS, Tiga Orang Tewas Diserang di Rumah Sakit Wilayah Tulsa Oklahoma

Tersangka masuk ke gedung rumah sakit St. Francis Health System di Tulsa dengan membawa senjata semiotomatis dan mulai menembak orang yang dia temui, kata Kepala Kepolisian Tulsa Wendell Franklin pada acara jumpa pers seperti dikutip Antara dari Reuters.

Dua dokter, seorang resepsionis, dan seorang pasien tewas dalam penembakan itu.

Dr Preston Phillips, 59 tahun, ahli bedah ortopedi yang merawat pelaku, tewas bersama Dr Stephanie Husen, ahli pengobatan olahraga berusia 48 tahun.

Baca Juga: Ini Pesan Ibunda Eril untuk Sang Putra : di Sungai Aare yang Indah ini Mamah Lepaskan Kamu...

Dalam konferensi pers itu, polisi mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai Michael Lewis atau Louis. Juru bicara kepolisian tidak bisa dihubungi untuk memastikan ejaan nama belakangnya.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X