• Rabu, 29 Juni 2022

Buronan Koruptor Pupuk Berhasil Ditangkap di Magetan Jatim, Ini Kasusnya

- Kamis, 26 Mei 2022 | 11:15 WIB
 Terpidana korupsi pupuk NPK Muridun Bintang menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Jatim, Surabaya, Rabu malam (25/5/2022), usai ditangkap setelah dinyatakan buron selama sekitar delapan tahun  (ANTARA/HO-Penkum Kejati Jatim)
Terpidana korupsi pupuk NPK Muridun Bintang menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Jatim, Surabaya, Rabu malam (25/5/2022), usai ditangkap setelah dinyatakan buron selama sekitar delapan tahun (ANTARA/HO-Penkum Kejati Jatim)

SURABAYA, harianmerapi.com - Muridun Bintang, terpidana kasus korupsi pengadaan pupuk nitrogen fosfor kalium (pupuk NPK), yang lama menjadi buron aparat penegak hukum berhasil ditangkap Tim gabungan Kejaksaan.


Petugas berhasil menangkap buron tersebut di lingkungan tempat tinggal Muridun di Kelurahan Temboro, Kecamatan Keras, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Dalam keterangan tertulis di Surabaya, Kamis dini hari, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kasipenkum Kejati Jatim) Fathur Rohman menjelaskan Muridun Bintang telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Kejati Aceh sejak tahun 2014.

Baca Juga: Kejadian Mistis Niat Mau Mencuri Burung Murai Sampai di Bawah Pohon Gayam Nderok Tak Berdaya, Ternyata .....

"Setelah buron selama sekitar delapan tahun, terpidana ditangkap untuk menjalani eksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 2245K/PID.SUS/2013 tanggal 30 April 2014," katanya.


Putusan Mahkamah Agung menyatakan Muridun Bintang, sebagai Direktur CV Bintang Marga Utama, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam perkara mark up harga pengadaan pupuk NPK sebanyak 160.000 kilogram atau 60 ton pada Kantor Dinas Pertanian Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kota Subulussalam, Aceh, pada 2009.

 

Akibat perbuatannya itu negara dirugikan sebesar Rp792.400.000. Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman pidana penjara selama empat tahun, serta denda sebesar Rp200 juta.

Baca Juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Akan Mempengaruhi Kesuburan, Ini Faktanya

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bali Bukan 'Save Haven' untuk Pengguna Narkotika

Minggu, 19 Juni 2022 | 14:50 WIB
X