• Rabu, 29 Juni 2022

Inilah Permintaan Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

- Minggu, 22 Mei 2022 | 15:55 WIB
Prajurit TNI AD mengantarkan jenazah Achmad Yurianto, mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadaprejo, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (22/5/2022). ( ANTARA/Vicki Febrianto)
Prajurit TNI AD mengantarkan jenazah Achmad Yurianto, mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadaprejo, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (22/5/2022). ( ANTARA/Vicki Febrianto)

KOTA BATU, harianmerapi.com - Mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memiliki pesan terakhir yang disampaikan kepada keluarganya, sebelum mennggal dunia.

"Ketika sakit, hanya satu permintaan beliau, kangen dengan ibunda, ingin pulang," kata adik kandung almarhum Achmad Yurianto, Edy Suhartono usai prosesi pemakaman di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (22/5/2022).

Edy mengatakan bahwa pesan terakhir yang disampaikan Achmad Yurianto, ia merindukan sosok ibunda, Rr Mientarti dan ingin pulang ke Kota Batu.

Baca Juga: Cerita Lucu Tetangga yang Hidup Sebatangkara Keracunan Tiner dan Siulan Sayang dari Suami untuk Anak dan Istri

Atas permintaan anak ketujuh dari sembilan bersaudara itu, pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan perawatan mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Malang.

"Dengan segala risiko kita geser (perawatan) ke Malang," katanya.

Sebelumnya, Achmad Yurianto dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta akibat kanker usus. Ayah dari dua orang anak laki-laki tersebut meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan selama tiga hari di RSUD Saiful Anwar Malang.

Baca Juga: SEA Games, Indonesia Akan Utamakan Pembinaan Atlet untuk Cabang yang Banyak Perebutkan Medali

Ia menambahkan Yuri, panggilan akrab Achmad Yurianto merupakan sosok yang sangat dekat dengan ibunda Rr Mientarti yang meninggal dunia pada 2014. Kemana pun Yuri akan bertugas, ia selalu pulang ke Kota Batu untuk berpamitan kepada orang tuanya.

"Beliau sangat dekat dengan ibunda. Setiap akan berangkat bertugas selalu pulang untuk berpamitan. Jika tidak bisa pulang, selalu menelepon," katanya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bali Bukan 'Save Haven' untuk Pengguna Narkotika

Minggu, 19 Juni 2022 | 14:50 WIB
X