Bareskrim Polri Sita Rp1,5 Miliar dari Persija Jakarta, Bhayangkara FC dan Madura United, Ini Penyebabnya

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:30 WIB
Jumpa pers Bareskrim Polri tentang kasus robot trading. (humas.polri.go.id)
Jumpa pers Bareskrim Polri tentang kasus robot trading. (humas.polri.go.id)

JAKARTA, harianmerapi.com - Bareskrim Polri menyita uang sebanyak Rp1,5 miliar terkait kasus robot trading Viral Blast.

Uang Rp1,5 miliar yang disita Bareskrim Polri terkait robot trading berasal dari tiga klub sepakbola, yakni Persija Jakarta, Bhayangkara FC, dan Madura United.

Bareskrim Polri menyebut uang terkait robot trading Viral Blast tersebut merupakan biaya sponsorship untuk tiga klub peserta kompetisi Liga 1.

Baca Juga: Langgar Perizinan, Polisi dan Pemprov DKI Segel Dua Bar di Jakarta Selatan

"Benar. Di antaranya ada yang disita dari beberapa klub bola. Sebagian disita dari Persija, Madura United, dan Bhayangkara FC," kata Kasubdit III Ditippideksus Bareskrim Polri Kombes Robertus Yohanes De Deo dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

"Sementara baru dari 3 klub tersebut," katanya.

Lebih lanjut, De Deo menyebut sejumlah barang bukti lain turut disita, seperti uang senilai Rp 22.945.000.000 dengan rincian Rp 20 miliar uang tunai dari tersangka dan Rp 45 juta dari exchanger atas nama S.

Baca Juga: KKN di Desa Penari (Nur Story) Bagian 34 : Setelah Semua Ikhlas, Begini Nasib Ayu

"Kemudian uang tunai Rp 1,4 miliar yang merupakan DP uang (mobil) Mercy tersangka RPW dari dealer Mercy Surabaya," katanya.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Sumber: humas.polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Akan Secepatnya Hapus PPKM

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:40 WIB

Selamat Jalan Prof. Fahmi Idris

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:50 WIB

KPK Ajak Masyarakat Bantu Cari Harun Masiku

Jumat, 20 Mei 2022 | 23:00 WIB
X