• Selasa, 16 Agustus 2022

Masyarakat Desa di Jogja Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

- Rabu, 11 Mei 2022 | 06:50 WIB
Deklarasi Des Ganjar di Taman Madu Bronto, Dusun Kepek 1, Desa Banyusoco, Kleyen, Gunungkidul. (Dokumen Des Ganjar )
Deklarasi Des Ganjar di Taman Madu Bronto, Dusun Kepek 1, Desa Banyusoco, Kleyen, Gunungkidul. (Dokumen Des Ganjar )

Wahyudi mengaku telah mempunyai strategi khusus untuk memenangkan Ganjar di wilayah yang bersemboyan 'Memayu Hayuning Bawana' ini. Semboyan Jogja itu berarti 'Memperindah Keindahan Dunia'.

Deklarasi yang berlangsung di Taman Madu Bronto, Dusun Kepek 1, Desa Banyusoco, Kleyen, Gunung Kidul, dimeriahkan dengan senam massal yang dihadiri para wanita, penampilan Reog Nawangsih, Tari Mulatsari.

Baca Juga: Cinta Segitiga Berujung Duel Maut di Kulon Progo, Korban Dibunuh Usai Pergoki Istri Selingkuh di Teras

Kesenian tradisional Gejog Lesung - Gambyong Mari Kangen, tausyiah keislaman dan dorprize. Selain itu, ada juga parade budaya ciri khas Yogyakarta bernama 'Bregodo Lombok Ijo' serta pawai makanan tempo dulu.

Parade makanan tempo dulu yang disajikan terdiri dari 20 jenis makanan ringan, diantaranya Brangkal yakni singkong yang diracik dengan bumbu khas. Lalu, Thiwul Ayu, Mendut Ketan, Apem, Arem-Arem, Cucur, Wajik dan Sego Berkat.

Sego berkat yakni makanan nasi dengan lauknya yang dibungkus dengan daun jati. Wahyudi menambahkan, makanan itu kebanyakan di bungkus dengan daun Jati, hal itu telah dilakukan masyarakat tempo dulu.

"Hari ini kita munculkan untuk mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik pada bungkus makanan. Kita sajikan kepada ratusan masyarakat yang hadir," ujarnya. *

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X