• Senin, 3 Oktober 2022

PBB Sebut 3.000 Warga Sipil Tewas di Ukraina Akibat Invasi Rusia

- Selasa, 3 Mei 2022 | 07:00 WIB
Sejumlah wanita Ukraina mengunjungi makam tentara kerabat mereka saat mengunjungi makam untuk menghormati kematian mereka di hari Minggu pertama setelah Paskah di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Dnipro, Ukraina, Minggu (1/5/2022).  (ANTARA/REUTERS/Jorge Silva)
Sejumlah wanita Ukraina mengunjungi makam tentara kerabat mereka saat mengunjungi makam untuk menghormati kematian mereka di hari Minggu pertama setelah Paskah di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Dnipro, Ukraina, Minggu (1/5/2022). (ANTARA/REUTERS/Jorge Silva)



JENEWA, harianmerapi.com - PBB mengeluarkan data mengejutkan terkait korban invasi Rusia ke Ukraina.


Disebutkan jumlah warga sipil di Ukraina yang menjadi korban jiwa sudah mencapai lebih dari 3.000 orang sejak Rusia meluncurkan invasi ke negara itu pada 24 Februari.


Demikian disebutkan OHCHR, Senin (1/5/2022).

Baca Juga: Real Madrid Dikabarkan Segera Boyong Bek Chelsea Antonio Rudiger

OHCHR adalah kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani masalah hak asasi manusia.

Jumlah total korban jiwa, yaitu 3.153 orang, sejauh ini menunjukkan kenaikan sebanyak 254 jiwa --menurut data pada Jumat (29/4).

Menurut OHCHR, jumlah total itu sebenarnya kemungkinan lebih tinggi.

Baca Juga: Libur Lebaran, Ini Beberapa Tempat Wisata yang Bisa Dinikmati

Sebagian besar dari ribuan korban jiwa itu tewas akibat ledakan dari berbagai senjata, seperti melalui serangan rudal dan serangan udara, yang menimbulkan dampak luas, kata kantor PBB itu.

Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi khusus" untuk melucuti senjata Ukraina serta melindungi negara itu dari kaum penganut fasisme.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Helikopter hilang kontak di Perak Malaysia

Minggu, 11 September 2022 | 21:00 WIB
X