• Selasa, 9 Agustus 2022

Mantan Bendahara Pemkot Salatiga Diganjar Hukuman 9 Tahun 6 Bulan, lalu Didenda Rp 400 Juta

- Kamis, 28 April 2022 | 14:55 WIB
Suasana sidang online di Pengadilan Tipikor Semarang pada putusan kasus korupsi PPh21 dan TPPU di Pemkot Salatiga.  (Dok. Kejari Salatiga)
Suasana sidang online di Pengadilan Tipikor Semarang pada putusan kasus korupsi PPh21 dan TPPU di Pemkot Salatiga. (Dok. Kejari Salatiga)

SALATIGA, harianmerapi.com - Mantan bendahara Pemkot Salatiga, Asri Murwani (60) warga Salatiga diganjar hukuman pidana selama 9 tahun dan 6 bulan penjara pada sidang di Pengadilan Tipikor Semarang yang dilakukan online, Kamis (28/4/2022).

Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/4/2022) disebutkan telah dilaksanakan sidang pembacaan putusan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Pajak Penghasilan (PPh21) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2008 sampai dengan 2018 dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas nama terdakwa Asri Murwani.

Pada sidang ini yang diketuai oleh Joko Saptono dan dihadiri tim penuntut umum yaitu Hadrian Suharyono, S.H., Ariefulloh, S.H., M.H., Nana Rosita, S.H., dan juga Penasehat hukum terdakwa, Heru Wismanto, S.H.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang, Polisi Tetapkan Tersangka Baru

Dalam putusan hakim, terdakwa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi PPh 21 dan TPPU. Terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara 9 tahun dan 6 bulan.

Selain itu, terdakwa dijatuhi pidana denda sebesar Rp. 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah) subsider 4 (empat) bulan kurungan. Kemudian hakim juga menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar 10.499.993.083 dengan subsider pidana penjara 4 (empat) tahun dan 6 (enam) bulan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa pada sidang sebelumnya dengan pidana penjara selama 13 (tiga belas) tahun dan 6 (enam) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.

Baca Juga: Mercon Akibatkan Petaka, Ini Hukuman Pembuat Mercon

Menetapkan agar terdakwa dijatuhi pidana denda sebesar Rp. 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah) subsider 6 (enam) bulan kurungan. Menghukum terdakwa untuk membayar Uang Pengganti sebesar Rp. 12.569.933.083,- (dua belas milyar lima ratus enam puluh sembilan juta sembilan ratus tiga puluh tiga ribu delapan puluh tiga rupiah) subsider pidana penjara 6 (enam) tahun dan 9 (sembilan) bulan;

“Atas putusan majelis hakim tersebut, terdakwa dan tim penuntut umum menyatakan pikir-pikir,” tandas Kajari Salatiga, Herwin Andriano dalam rilisnya, Kamis (28/4/2022).*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X