• Sabtu, 25 Juni 2022

Antisipasi Kecelakaan Laut, SRI Glagah Kulon Progo Terjunkan 43 Personel

- Minggu, 24 April 2022 | 12:45 WIB
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Glagah Kabupaten Kulon Progo siap mengamankan kawasan pantai saat libur Lebaran.  (ANTARA/Sutarmi)
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Glagah Kabupaten Kulon Progo siap mengamankan kawasan pantai saat libur Lebaran. (ANTARA/Sutarmi)

KULON PROGO, harianmerapi.com - Sepanjang pantai di Kulon Progo ada sejumlah titik rawan, seperti di muara pantai dan juga pantai berpalung. Oleh karenanya perlu antisipasi dengan pemasangan papan peringatan larangan mandi di pantai.

Terkait dengan itu, Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, menerjunkan 43 personel untuk mengantisipasi kecelakaan laut di wilayah tersebut selama libur Lebaran 2022.

"Mereka akan bertugas mengawasi berbagai titik rawan dan yang ramai dikunjungi oleh wisatawan mulai dari Pantai Trisik sampai pantai di Pasir Mendit," kata Koordinator SRI Wilayah V Glagah Aris Widiatmoko di Kulon Progo, Minggu (24/4/2022).

Baca Juga: Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Cerah Berawan, BMKG : Jakarta dan Manokwari Hujan Ringan

"Kami lakukan tindakan pencegahan agar pengunjung tidak mandi di laut. Saat ini sudah mulai ada peningkatan kunjungan, mobil plat luar daerah sudah mulai banyak datang ke kawasan pantai," imbuhnya.

Selain itu, persiapan pengamanan libur panjang juga sudah dilakukan SRI Wilayah V Glagah. Selain dari pihak kepolisian dan dinas terkait, tambahnya, pengelola wisata dan relawan turut mempersiapkan pengamanan serupa, seperti pengecekan alat penyelamat seperti pelampung dan tali tampar.

"Kendaraan yang biasa kami pakai untuk patroli juga kami cek, diservis. Kami juga mengakukan pengawasan dan patroli rutin. Jika ada gelombang tinggi, papan pering," katanya.

Baca Juga: Real Betis Juara Copa del Rey Setelah Menang Adu Penalti Lawan Valencia

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini mengatakan dalam Operasi Ketupat Progo 2022 akan didirikan dua pos pengamanan yang ditempatkan di Temon dan Pasar Sentolo baru. Pos pengamanan juga akan didirikan di kawasan pantai Glagah karena ada potensi kepadatan pengunjung.

"Kami juga akan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk melancarkan arus lalu lintas saat arus mudik dan balik. Water barrier rencananya akan dipasang di perempatan Ngelo. Rekayasa juga akan diberlakukan di kawasan Pantai Glagah dan wisata di perbukitan menoreh untuk mencegah penumpukan pengunjung dan kecelakaan lalu lintas," kata Fajarini.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X