• Selasa, 16 Agustus 2022

Pasutri Bandar Sabu di Medan Terancam Hukuman Mati, Ini Modus Kejahatannya

- Minggu, 6 Maret 2022 | 12:00 WIB
Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira (tengah) menjelaskan penangkapan narkotika jenis sabu seberat 848,7 gram .  (ANTARA/HO)
Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira (tengah) menjelaskan penangkapan narkotika jenis sabu seberat 848,7 gram . (ANTARA/HO)



MEDAN, harianmerapi.com - Pasangan suami istri (pasutri) ASH alias Piyan dan AE alias A warga Jalan Garuda Kota Tanjungbalai yang menjadi bandar sabu 848,7 gram, terancam hukuman mati.


Hal tersebut disampaikan Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangan tertulis yang diterima di Medan, Sabtu (5/3/2022).

"Terhadap pelaki ASH dan AE dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs Pasakl 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum Rp10 miliar," kata Putu .

Baca Juga: Pengumuman! Drama Thirty-Nine Minggu Depan Tak Tayang karena Bareng Pilpres Korea Selatan 9 Maret 2022

Putu menyebutkan, petugas menangkap ASH pada Selasa (1/3) dalam Ops Antik Toba 2022 sekira pukul 17.00 WIB di Jalan Lingkar, Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, karena membawa satu bungkus plastik warna putih diduga narkotika jenis sabu seberat 1 ons.

Hasil interogasi terhadap ASH bahwa masih ada barang bukti yang tersimpan di rumahnya, kemudian petugas melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah pelaku.

"Di rumah pelaku petugas menemukan barang bukti 3 bungkus plastik putih diduga narkotika jenis sabu, 4 piring kaca masing-masing berisikan narkotika jenis sabu, 1 unit rice cooker yang di dalamnya terdapat 1 buah mangkok kaca yang diduga berisi narkotika jenis sabu," ucapnya.

Baca Juga: Tokyo Verdy Buatkan Konten Eksklusif di Instagram Pratama Arhan, Gelandang Verdy Junki Koike: Selamat Datang

Kapolres mengatakan, ASH mendapat narkotika jenis sabu dari WW atas perintah MD. Dimana MD memerintahkan ASH menemui WW dengan mengambil 3 bungkus diduga narkotika jenis sabu.

Selain itu, MD juga memerintah ASH menjual sabu dengan keuntungan sebesar Rp500.000 per ons.Dari hasil pengembangan di rumah turut diringkus 1 orang perempuan EA yang merupakan istri ASH.Diduga EA ada kaitannya dengan penemuan barang bukti di rumah tersebut.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BMKG : Waspadai angin kencang di Labuan Bajo

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:10 WIB
X