• Kamis, 7 Juli 2022

Sekjen PBB Menyatakan, Eskalasi Opeasi Militer Rusia di Ukraina Meningkatkan Pelanggaran HAM

- Senin, 28 Februari 2022 | 20:20 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres memberikan keterangan media setelah rapat Dewan Keamanan PBB membahas krisis yang terjadi antara Ukraina dengan Rusia, di Kota New York, Amerika Serikat, Rabu (23/2/2022).  (ANTARA FOTO/REUTERS/Carlo Allegri/FOC)
Sekjen PBB Antonio Guterres memberikan keterangan media setelah rapat Dewan Keamanan PBB membahas krisis yang terjadi antara Ukraina dengan Rusia, di Kota New York, Amerika Serikat, Rabu (23/2/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Carlo Allegri/FOC)

JENEWA, harianmerapi.com - Eskalasi operasi militer Rusia di Ukraina mengarah pada meningkatnya pelanggaran hak asasi manusia.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada Senin (28/2), bahwa badan global itu memantau pelanggaran-pelanggaran itu dengan tim di lapangan.

"Peningkatan operasi militer oleh Federasi Rusia di Ukraina mengarah pada peningkatan pelanggaran hak asasi manusia," kata Guterres dalam pidato yang direkam pada pembukaan Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa.

Baca Juga: Bermain Air, Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kepuh Karanganyar Ditemukan Dalam Kondisi Tewas

"Kita harus menunjukkan kepada semua orang di Ukraina bahwa kita mendukung mereka di saat dibutuhkan," ujarnya.

Dalam pidato yang sama, Guterres mengatakan bahwa sebuah laporan yang akan diterbitkan pada Senin oleh panel PBB tentang adaptasi terhadap perubahan iklim mewakili "lonceng kematian lain untuk dunia yang kita kenal", dan mendesak kepatuhan terhadap kesepakatan Paris 2015.

Baca Juga: Hasrat Hati Ikut Ritual di Gunung Lawu, Pendaki asal Tangerang Lemas di Pos 4 dan Meninggal

Sebelumnya Rusia menggunakan hak vetonya terhadap draf resolusi DK PBB tentang kecaman invasi Rusia ke Ukraina.

Rancangan resolusi DK PBB itu menuntut Rusia segera menghentikan penggunaan kekuatannya terhadap Ukraina dan segera, sepenuhnya, dan tanpa syarat menarik pasukan militer dari perbatasan wilayah Ukraina yang diakui internasional.*

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Petualangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X