• Kamis, 7 Juli 2022

Gempa Susulan Magnitudo 7,5 adalah Hoaks, Kepala BMKG : Itu hanya Mitigasi Bencana

- Minggu, 27 Februari 2022 | 14:45 WIB
Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati (berjilbab) saat memberikan keterangan resmi terkait gempa di Pasaman Barat, Ahad. (27/2/2022).  (FOTO ANTARA/HO-BMKG)
Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati (berjilbab) saat memberikan keterangan resmi terkait gempa di Pasaman Barat, Ahad. (27/2/2022). (FOTO ANTARA/HO-BMKG)

 

SIMPANG EMPAT, harianmerapi.com - Kabar burung mengenai akan muncul gempa susulan bermagnitudo 7,5 membuat resah masyarakat di Kabupaten pasaman Barat.

Namun Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati menegaskan bahwa informasi tersebut adalah berita palsu atau hoaks.

"Saat ini tidak pernah kami informasikan akan ada gempa susulan sebesar itu. Tetapi potensi gempa patahan atau segmen angkola tertinggi magnitudo 7,5 sebagai mitigasi bencana," katanya dalam pernyataan yang diterima di Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (27/2/2022).

Sementara, katanya. gempa yang terjadi di Pasaman Barat belum dipastikan apakah segmen angkola, sianok, segmen semangko atau ada patahan baru.

Baca Juga: 10.000 Warga Terdampak Gempa di Pasaman Barat Masih Mengungsi

"Saat ini kami masih melakukan pengkajian terhadap segmen mana gempa yang terjadi di Pasaman Barat ini," katanya.

Menurutnya gempa susulan terus terjadi namun makin lama makin melemah. Pihaknya tidak bisa memastikan kapan gempa terjadi tetapi hanya prediksi.

"Masyarakat perlu waspada namun jangan panik. Dari data kami gempa susulan tetap terjadi namun magnitudonya makin lemah," katanya.

Ia menegaskan masalah gempa saat ini sudah mereda dan yang perlu dikhawatirkan saat ini adalah masalah longsor.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Petualangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BMKG Deteksi 33 Titik Panas di Kalimantan Timur

Minggu, 3 Juli 2022 | 19:30 WIB
X