Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Australia Meningkat Setelah Libur Akhir Tahun

- Senin, 24 Januari 2022 | 11:10 WIB
Warga mengantre di pusat pengujian penyakit virus corona (Covid-19) di Melbourne, Australia, Rabu (5/1/2022).  (ANTARA/AAP Image/Joel Carrett via REUTERS)
Warga mengantre di pusat pengujian penyakit virus corona (Covid-19) di Melbourne, Australia, Rabu (5/1/2022). (ANTARA/AAP Image/Joel Carrett via REUTERS)

 


SYDNEY, harianmerapi.com - Kasus varian Omicron yang mudah menular mencapai puncaknya di Australia, Senin (24/1/2022).


Australia mencatat kasus kematian akibat Covid-19 meningkat tajam.

Pihak berwenang telah memperingatkan bahwa kasus kematian dapat terus bertambah saat sekolah dibuka kembali minggu depan setelah liburan akhir tahun.

Baca Juga: 2 Napi Selundupkan Sabu-sabu di LP Tulungagung, Bigini Mereka Kelabui Petugas

Australia sedang mencoba mencari keseimbangan antara upaya membuka kembali pembatasan dengan mengatasi jumlah kematian akibat Covid-19.

Pihak berwenang mengatakan peluncuran booster vaksin akan mengurangi kematian.

Australia pada Senin mencatat 56 kematian, kasus kematian terbanyak berasal dari tiga negara bagian terpadat yaitu New South Wales, Victoria dan Queensland. Jumlah total kasus baru mencapai 37.754.

"Penilaian kami menunjukkan bahwa penyebaran virus Covid melambat, situasi kami stabil, dan sementara kami memperkirakan akan melihat peningkatan penularan yang terkait dengan sekolah. Penularan tersebut dapat dikurangi dengan tindakan dari setiap individu,” ujar Kepala Petugas Kesehatan New South Wales Kerry Chant.

Baca Juga: Film Makmum 2 Raih Rekor MURI dengan Satu Juta Penonton, Begini Apresiasi Sandiga Uno

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X