• Kamis, 26 Mei 2022

682 Situs Prasejarah di Gunungkidul Belum Tergarap, Padahal Berpotensi Jadi Objek Wisata Sejarah

- Minggu, 23 Januari 2022 | 15:44 WIB
Gua Braholo  (DOKUMEN BPCB DIY)
Gua Braholo (DOKUMEN BPCB DIY)

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Kabupaten Gunungkidul hingga saat ini memiliki ratusan situs peninggalan prasejarah purbakala yang belum tergarap. Padahal jika dikembangkan bisa jadi objek wisata sejarah.

Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul Agus Mantara menyatakan, sampai saat ini terdapat sebanyak 682 situs prasejarah di Gunungkidul yang sudah diidentifikasi, dan data ini terus berkembang.

Bentang alam Gunungkidul yang khas selama ini menjadikan wilayah paling selatan di DIY ini identik dengan tren wisata terutama kawasan pantai.

Baca Juga: Besok Gelar Perkara Pengeroyokan yang Menewaskan Pemuda di Salatiga, Jawa Tengah, Apa Motif Sebenarnya?

" Situs peninggalan masa prasejarah ini nantinya bisa dikembabgkan menjadi objek wisata," katanya Minggu (23/1/2022).

Diakuinya bahwa keberadaan situs menjadi salah satu aset potensial Gunungkidul yang belum digarap. Pihaknya mencontohkan penelitian yang dilakukan di Gua Braholo, ditemukan bukti bahwa Gunungkidul sudah dihuni manusia sejak sekitar 5.000 sampai 7.000 tahun sebelum Masehi.

Di Gua Braholo ini, peneliti menemukan bukti berupa artefak peninggalan peradaban pra sejarah yang sudah sangat tua, di antaranya peralatan berburu, peralatan masak dan sisa sisa tulang hewan dan manusia purba yang menghuni gua gua di Gunungkidul.

“Ini baru di Gua Braholo, belum di Sokoliman, Song Pedang, Danggolo, Situs Bleberan, dan banyak tempat lain di Gunungkidul,” imbuhnya.

Baca Juga: Pengalaman Mistis Gara-gara Tak Berdoa 1: Saat Naik Bus Tercium Bunga Melati

Peninggalan pra sejarah ini merupakan rangkaian peradaban yang terus menerus dan berlangsung turun temurun menghuni bumi Gunungkidul.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X