• Sabtu, 21 Mei 2022

Momen Hadfana Firdaus Pakai Baju Tahanan Ditemui Bupati Lumajang: Kekurangan Saya Tak Memahami Keyakinan Lain

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:25 WIB
Momen Bupati Lumajang menemui Hadfana Firdaus di kantor polisi. (Foto: dokumen Humas Polres Lumajang)
Momen Bupati Lumajang menemui Hadfana Firdaus di kantor polisi. (Foto: dokumen Humas Polres Lumajang)


LUMAJANG,harianmerapi.com-Bupati Lumajang Thoriqul Haq menemui langsung pria tendang sesajen di lokasi bencana alam Gunung Semeru, Hadfana Firdaus di Mapolres Lumajang, Sabtu (22/1/2022). Hadfana Firdaus mengaku kurang memahami keyakinan golongan lain hingga nekat menendang dan membuang sesajen.

Momen pertemuan Bupati Lumajang dan Pria tendang sesajen itu diunggah di akun TikTok NU Lumajuang. Dalam momen itu, Hadfana Firdaus mengenakan baju tahanan dan peci hitam.

Thoriqul Haq langsung menanyai latar belakang pendidikan Hadfana Fordaus. "Dulu di UIN jurusan apa," ujar Thoriqul Haq. Hadfana Firdaus mengatakan dia pernah kuliah di UIN Jogja dengan Jurusan Bahasa Arab.

Baca Juga: Banyak Pihak Minta Hadfana Firdaus Dimaafkan, Kapolres Lumajang: Tak Pengaruhi Proses Hukum Tendang Sesajen

Bupati Lumajang kemudian menanyakan apakah Hadfana Firdaus pernah di pesantren. "Pesantren mana dulu," ujar Thoriqul Haq.

"Al Mukmin Ngruki Solo," tambah Hadfana Firdaus. Kemudian ditayakan lagi apakah selama di pesantren tak diajarkan tentang keyakinan lain. Sebab aksi Hadfana Firdaus menendang sesajen dianggap sebagai tak menghargai keyakinan lain. "Tak diajari tentang pemahaman keyainan lain," tanya Thariqul Haq.

"Belum sampai saya mendalami. Kekurangan saya saja dalam memahamai keyakinan lain," ujar Hadfana Firdaus. Bupati Lumajang kemudian menjelaskan jika pemahaman tentang keyakinan lain sudah diajarkan sejak SD.

Baca Juga: Kasus Tendang Sesajen di Kawasan Bencana Gunung Semeru, Pakar : Tidak Perlu Sampai Ranah Hukum

Thoriqul Haq menambahkan jika pihaknya berencana akan membentuk adanya Dewan Kehormatan Kerukunan Beragama yang nantinya bertugas untuk mengklarifikasi adanya perbuatan atau tindakan intoleran.

“Termasuk yang dilakukan oleh HF ini. Nah, forum atau majelis kehormatan itu yang nantinya akan melakukan klarifikasi, sekaligus pendalaman terhadap perilaku HF ini. Insyaallah minggu depan akan kita lakukan forum klarifikasi itu,” kata Bupati Lumajang.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Ajak Masyarakat Bantu Cari Harun Masiku

Jumat, 20 Mei 2022 | 23:00 WIB

Diberhentikan IDI, Terawan Bergabung ke PDSI

Jumat, 20 Mei 2022 | 18:30 WIB
X