Program Operasi Rasaka Chartenz 2022, Warga Papua Belajar Peternkan dan Pertanian di Karanganyar

- Jumat, 21 Januari 2022 | 17:30 WIB
Kakor Binmas Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama warga Papua di Karanganyar (Foto: Abdul Alim)
Kakor Binmas Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama warga Papua di Karanganyar (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR, harianmerapi.com - Sebanyak 15 warga Papua mengikuti pelatihan peternakan dan pertanian untuk mengembangkan usaha di wilayahnya, lewat program Operasi Rasaka Chartenz 2022.

Mabes Polri selaku penyelenggara menggadang-gadang hasilnya menjadi role model peternakan dan pertanian ideal di Papua.

Di tahap awal ini, sebanyak 15 warga Papua mengikuti pelatihan selama sebulan di Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo.

Baca Juga: Kurangi Risiko Bencana pada Musim Penghujan, Parel Go Rutin Adakan Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang

Terdapat tiga unit sentra peternakan milik perusahaan Sinar Pangan Mandiri yang dijadikan lokus pelatihan.

Di sana, warga Papua tersebut diajari cara beternak, bercocok tanam sekaligus mengelola bisnisnya. Yakni beternak ayam, sapi, babi, dan pertanian jagung. Dari kampung halamannya, mereka didampingi tiga aparat babinkamtibmas.

Kakor Binmas Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan Kabupaten Karanganyar dipercaya menjadi wilayah pertama untuk program pelatihan itu sebagai pengganti operasi Nemangkawi.

“Tanah Papua sangat kaya sehingga sabgat berpotensi dalam pelaksanaan pertanian dan peternakan yang unggul. Ini adalah pelatihan gelombang pertama, ada 4 pelatihan yaitu peternakan ayam, peternakan sapi, peternakan babi, dan pertanian jagung. Kita berharap begitu selesai dari pelatihan ini agar dikembangkan di daerahnya sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Papua,” katanya, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Pengalaman Horor Saat KKN di Pedesaan, Ada Penampakan yang Bersandar di Pundak

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X