• Sabtu, 28 Mei 2022

Awali Vaksinasi Booster, Bupati Karanganyar: Semoga Pandemi Selesai Sebelum Ramadan, Rindu Silaturahmi Lebaran

- Kamis, 20 Januari 2022 | 13:15 WIB
Wakil Bupati Karanganyar Rober Chistanto divaksin booster.  (Foto:Abdul Alim)
Wakil Bupati Karanganyar Rober Chistanto divaksin booster. (Foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR,harianmerapi.com- vaksin booster mulai disuntikkan di Kabupaten Karanganyar. Bupati Juliyatmono dan jajaran forkopimda mengawalinya di vaksin centre PMI.

Usai divaksin, Juliyatmono mengatakan harapan besar program pemerintah ini sukses mengakhiri Pandemi Covid-19. Seluruh kegiatan masyarakat juga dapat pulih. Termasuk kegiatan peribadahan, sosial dan ekonomi. Ia mengaku sangat merindukan suasana silaturahmi saat lebaran.

“Sudah dua tahun ini menahan rindu bertemu keluarga karena terhalang Pandemi. Semoga vaksin booster ini berhasil menekan laju penularan virus dan mengakhiri pandemi, sehingga kita bisa berlebaran lagi. Dapat beribadah selama ramadan secara aman dan nyaman. Momentum itu tidak bisa ditukar apapun. Sehingga besar harapan kembali normal dan pandemi berakhir,” katanya kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Viral parkir Rp 350 Ribu di sekitar Malioboro, pengelola sebut tarif nuthuk atas permintaan kru bus

Juliyatmono mengatakan vaksin booster berlangsung di 21 puskesmas dan vaksin centre di gedung PMI Karanganyar. Prioritas diberikan kepada lansia dan penderita gangguan imunitas.

Pada hari pertama launching, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) menyuntikkannya ke bupati-wakil bupati, pimpinan forkopimda, anggota DPRD dan para pejabat eselon. Diundang pula para tokoh masyarakat untuk mendapatkan vaksin booster.

Kepala DKK Karanganyar, Purwati mengatakan vaksin booster menggunakan jenis Astrazeneca dan Moderna. Saat ini, ia telah mendapat kiriman 14.616 dosis moderna dan 4.060 dosis Astrazeneca.

Baca Juga: Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Capain 1,1 Unit Sepanjang Tahun 2021

“ED (expire date) hanya sampai 31 Januari 2022. Sehingga harus dihabiskan supaya tidak mubazir. Kita optimis mendapatkan sasarannya. Yakni 18 tahun plus yang telah mendapatkan vaksin primer sampai dosis II,” katanya.

Disebutnya, vaksin booster dapat memakai setengah dosis Astrazeneca atau setengah dosis Pfizer. Namun butuh satu dosis untuk jenis moderna.
“Dapatnya apa, dipakai saja. Stoknya tergantung kiriman dari pusat,” katanya.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X