• Sabtu, 28 Mei 2022

Gelombang Laut Tinggi, Kapal Penyeberangan Jepara-Karimunjawa Berhenti Beroperasi

- Rabu, 19 Januari 2022 | 22:30 WIB
Kapal Motor Penumpang Express Bahari 2F ditambatkan di Pelabuhan Kartini Jepara, Jawa Tengah, karena tidak beroperasi menyusul gelombang tinggi, Rabu (19/1/2022).  (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.)
Kapal Motor Penumpang Express Bahari 2F ditambatkan di Pelabuhan Kartini Jepara, Jawa Tengah, karena tidak beroperasi menyusul gelombang tinggi, Rabu (19/1/2022). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.)

JEPARA, harianmerapi.com - Kapal motor penumpang yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Jepara menuju Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tidak bisa beroperasi menyusul tingginya gelombang laut.

"Keberangkatan kapal penyeberangan dari Pelabuhan Kartini Jepara ke Karimunjawa terakhir, yakni Senin (17/1) karena setelah itu terjadi gelombang tinggi sehingga tidak ada keberangkatan kapal penyeberangan hingga hari ini (19/1)," kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara Subur di Jepara, Rabu (19/1/2022).

Bahkan, kata dia, masih ada Kapal Motor Penumpang Express Bahari 2F yang tertahan di Karimunjawa menyusul tingginya gelombang tinggi di laut. Sedangkan yang ada di Pelabuhan Kartini Jepara merupakan KMP Express Bahari 3F yang seharusnya juga memiliki jadwal keberangkatan ke Karimunjawa.

Baca Juga: Relawan Jokman Diminta Klarifikasi, Ada Sembilan Pertanyaan Diajukan Penyidik Polda Metro Jaya

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jateng, kata dia, ketinggian gelombang di Perairan Laut Jepara memang tidak aman untuk aktivitas pelayaran, termasuk kapal penumpang.

Untuk itulah, informasi tersebut disampaikan ke semua perusahaan pelayaran kapal cepat yang melayani penyeberangan dari Jepara ke Karimunjawa. Termasuk informasi riil di lapangan seperti pemutakhiran cuaca, baru dianalisa dan diberikan kesimpulan boleh tidaknya kapal beroperasi.

"Tercatat, cuaca buruk sudah terjadi sejak empat hari karena ketinggian gelombang antara 1,25-2,5 meter. Sedangkan pemutakhiran data dari pengelola kapal yang melayani penyeberangan ketinggian gelombang di tengah laut bisa mencapai 4 meteran," ujarnya.

Baca Juga: Viral Tarif Parkir Rp350 Ribu, Pemkot Tegaskan Tidak Beri Toleransi Pelanggaran

Penumpang terakhir yang diangkut ke Karimunjawa tercatat ada 90-an penumpang, sedangkan yang sudah balik dari Karimunjawa ke Jepara sebanyak 150-an penumpang.

Kepala Pelabuhan Kartini Jepara Lutfi Fuadi membenarkan bahwa gelombang laut di Jepara memang tidak akan untuk aktivitas penyeberangan, sehingga untuk sementara kapal penumpang tidak beroperasi.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X