• Sabtu, 28 Mei 2022

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Tegaskan Sanggar Inklusi Berperan Besar Bagi Penyandang Disabilitas

- Minggu, 16 Januari 2022 | 16:30 WIB
upati Sukoharjo Etik Suryani saat meresmikan Sanggar Inklusi Mutiara Bunda di Mayang Gatak.  (Wahyu Imam Ibadi)
upati Sukoharjo Etik Suryani saat meresmikan Sanggar Inklusi Mutiara Bunda di Mayang Gatak. (Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Keberadaan sanggar inklusi memiliki peran sangat besar bagi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Pemkab Sukoharjo meminta keberadaan sanggar inklusi yang sudah tersedia di tingkat kecamatan untuk terus diperhatikan dan dikembangkan bersama.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Minggu (16/1) mengatakan, Pemkab Sukoharjo terus melakukan pengembangan sanggar inklusi dengan membantu pembangunan. Seperti dilakukan pada Sanggar Inklusi Mutiara Bunda di Desa Mayang Kecamatan Gatak dan Sanggar Inklusi Anugerah Aulia di Desa Cemani Kecamatan Grogol.

Baca Juga: Promosikan Destinasi Wisata, Puluhan Difabel Diajak Jalan-jalan Keliling Kulon Progo

Proses pembangunan kedua sanggar inklusi telah selesai dan dan sudah diresmikan. Peresmian dipimpin langsung Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada Kamis (13/1) lalu. Sanggar Inklusi Mutiara Bunda dan Sanggar Anugerah Aulia sekarang secara resmi telah digunakan.

Etik Suryani mengatakan, hadirnya anak dalam sebuah kelurga umumnya merupakan suatu kabar gembira bagi pasangan suami istri, namun tentunya akan berbeda jika anak yang lahir tersebut mempunyai kebutuhan khusus. Kehadiran anak berkebutuhan khusus dalam suatu keluarga dapat mengubah banyak hal, dalam hal pengasuhan akan terasa jauh lebih berat dibanding orang tua dengan anak normal pada umumnya.

Anak berkebutuhan khusus membutuhkan perhatian khusus baik layanan kesehatan, pendidikan, maupun teknik pengasuhan. Karena kelompok ini sangat rentan dan membutuhkan bantuan dari beberapa pihak.

Baca Juga: Bantu Penyandang Disabilitas, Satlantas Polres Sukoharjo Beri SIM Gratis

Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam kehidupan di masyarakat. Hanya saja memiliki cara yang berbeda dalam melakukan suatu aktivitas yang tidak dapat mereka lakukan karena keterbatasannya. Sehingga dikatakan Etik Suryani kita harus memahami para penyandang disabilitas sebagai dukungan bagi mereka untuk berkembang dan terlibat dalam kehidupan bermasyarakat serta memberikan hak yang sama sebagai warga negara.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X