• Sabtu, 28 Mei 2022

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Jawa Tengah Bagian Selatan, BMKG : Jauhi Bantaran Sungai

- Kamis, 13 Januari 2022 | 17:11 WIB
Arsip foto - Kondisi genangan banjir di Dusun Kawungsari, Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. pada Kamis (18/11/2021) pagi.  (ANTARA/HO-BPBD Cilacap)
Arsip foto - Kondisi genangan banjir di Dusun Kawungsari, Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. pada Kamis (18/11/2021) pagi. (ANTARA/HO-BPBD Cilacap)

CILACAP, harianmerapi.com - Sejumlah wilayah di Jawa Tengah bagian selatan dan pegunungan tengah Jateng berpotensi terjadi cuaca ekstrem mulai Kamis sore.

Berdasarkan peringatan dini cuaca Jawa Tengah yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang hari ini pukul 15.41 WIB, wilayah Jateng selatan yang berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

"Wilayah tersebut yakni Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: Ending Film Layangan Putus Akankah Sama dengan Versi Kisah Nyata? Berikut Pembahasan Prediksi Akhir Cerita

Sementara di wilayah pegunungan tengah Jateng, kata dia, meliputi Kecamatan Karangreja dan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, serta Kecamatan Kepil, Sapuran, Kalikajar dan Kretek, Kabupaten Wonosobo.

Menurut dia, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang itu bisa meluas ke wilayah Kecamatan Cimanggu, Wanareja, Dayeuhluhur dan Cipari, Kabupaten Cilacap.

Selain itu, Kecamatan Mrebet, Bobotsari, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, dan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga. Selanjutnya, Kecamatan Selomerto, Wonosobo, Mojotengah, Garung, Kejajar, dan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, serta Kecamatan Pituruh, Kemiri, Bruno, Gebang dan Bener, Kabupaten Purworejo.

Baca Juga: Baliho Besar Tak Berizin Ambruk di Perempatan Condongcatur Sleman, DPRD DIY: Tidak Sesuai Standar Keselamatan

"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga Kamis (13/1) malam," kata Teguh.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir yang diikuti angin kencang dan sebagainya serta dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X