• Rabu, 19 Januari 2022

Komnas HAM Tolak Hukuman Mati Pemerkosa Bukan untuk Lindungi Pelaku

- Kamis, 13 Januari 2022 | 11:01 WIB
 Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara.  (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara. (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

 


JAKARTA, harianmerapi.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membantah membela pelaku pemerkosa 13 santriwati di Bandung Jawa Barat yang dituntut hukuman mati.

menegaskan penolakan lembaga tersebut atas tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa Herry Wirawan, pemerkosa 13 orang santri di Jawa Barat, bukan untuk melindungi pelaku.
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat dihubungi di Jakarta, Kamis.


"Komnas HAM setuju pelaku dihukum berat, tetapi bukan berarti harus hukuman mati," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat dihubungi di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Penajam Paser Utara Kaltim, Rumah Jabatan Bupati Disegel

Menurut dia, pemerintah melalui aparat penegak hukum bisa saja menjatuhi hukuman kurungan penjara seumur hidup bagi Herry Wirawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Perlu ditegaskan, kata Beka, Komnas HAM mengecam keras kejahatan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Herry Wirawan. Namun, di satu sisi soal hukuman lembaga itu tetap meminta bukan penerapan hukuman mati bagi pelaku.

 Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat, 14 Januari 2022 untuk Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Komunikasi Itu Penting!

Pernyataan Komnas HAM tersebut merujuk kepada hak hidup yang merupakan salah satu hak asasi manusia yang paling mendasar. Hak itu juga tidak dapat dikurangi dalam situasi apapun.

"Jadi, karena alasan itulah Komnas HAM menentang hukuman mati," ujar Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM/Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM tersebut.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X