• Senin, 23 Mei 2022

Cegah Klitih, Perwira Polisi dan Kapolsek di Kulon Progo Bakal Rutin Kunjungi Sekolah: Agar Siswa Merasa Aman

- Selasa, 11 Januari 2022 | 12:09 WIB
Polisi saat menyambangi pelajar di Kulon Progo untuk memebrikan sosialisasi anti kenakalan jalanan. (foto: dokumentasi Humas Polres Kulon Progo)
Polisi saat menyambangi pelajar di Kulon Progo untuk memebrikan sosialisasi anti kenakalan jalanan. (foto: dokumentasi Humas Polres Kulon Progo)

KULON PROGO, harianmerapi.com - Polres Kulon Progo kembali menggelorakan program Police Go To School. Tujuannya, untuk memberikan pembekalan kepada para pelajar agar menjadi generasi milenial yang aktif, kreatif dan inovatif. Selain itu untuk mencegah kejahatan jalanan atau Klitih.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini mengatakan, para pelajar memiliki peranan penting dalam mewujudkan generasi muda yang anti kekerasan di Kulon Progo.

Karenanya, polisi perlu turun ke lapangan untuk melihat, mendengar dan merasakan situasi di masyarakat terutama para remaja untuk membangun kedekatan melalui upaya preemtif dan preventif.

"Hadir di sekolah merupakan upaya kami untuk berdampingan dengan masyarakat khususnya pelajar demi menghindari kejahatan jalanan dan kenakalan remaja," kata Kapolres dalam Program Police Go To School di SMP N 1 Galur, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Polsek Umbulharjo Jogja Bentuk Tim Anti Klitih, Baru Bekerja Langsung Amankan Pelajar Bawa Clurit

Kegiatan Police Go To School, lanjutnya, akan dilakukan setiap Senin secara serentak oleh para perwira Polres Kulon Progo dan Kapolsek jajaran. Melalui kegiatan ini diharapkan para remaja bisa lebih dekat dengan polisi sehingga menciptakan perasaan aman dan nyaman dengan kehadiran aparat.

Di hari yang sama, Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jefrry memberikan pembekalan kepada para pelajar SMP 1 N Girimulyo bersama Kasubsi Penmas Aiptu C Sarjono. Dalam kegiatan itu, para pelajar didorong untuk menjadi generasi milenial yang aktif, kreatif dan inovatif.

"Anak muda adalah kunci perubahan. Dengan jargon Generasi Milenial yang Melek Teknologi, para pelajar tidak boleh hanya berkutat dengan game online tetapi harus bisa lebih produktif," tegasnya.

Baca Juga: Bupati Sleman Jenguk Korban Klitih, Berjanji Giatkan Patroli Malam Hari

Dalam kegiatan yang juga diikuti kepala sekolah, guru dan karyawan ini, Jeffry menerangkan bahwa menjadi generasi milenial bisa dilakukan dengan berfikir kreatif untuk membanggakan keluarga, sekolah dan daerah.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pers Harus Mengkritik dengan Santun

Rabu, 27 April 2022 | 19:20 WIB
X