• Jumat, 27 Mei 2022

Novia Widyasari Alami Pelecehan Seksual di Kampus, Komnas Perempuan: Satu dari Tiga Perempuan Pernah Mengalami

- Jumat, 10 Desember 2021 | 09:00 WIB
Wakil Ketua Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin dan Komisioner Komnas HAM, Sandra Moniaga di kanal YouTube Langit Entertainment.  (foto:YouTube/Langit Entertainment)
Wakil Ketua Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin dan Komisioner Komnas HAM, Sandra Moniaga di kanal YouTube Langit Entertainment. (foto:YouTube/Langit Entertainment)



harianmerapi.com - Sebelum hamil dan dipaksa aborsi oleh Randy Bagus Hari Sasongko, Novia Widyasari dikabarkan pernah menjadi korban pelecehan seksual di lingkungan universitas, oleh senior di program studinya.

Novia Widyasari dikenal sebagai gadis yang bercita-cita menjadi seorang guru. Ia mengambil program studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Setelah kabar meninggalnya Novia Widyasari viral di media sosial, pihak Universitas Brawijaya melakukan Pers Rilis yang salah satunya menjelaskan laporan pelecehan seksual oleh Novia Widyasari.

Baca Juga: 9 Jenis Kekerasan Seksual, Nomor Empat Menyesakkan Dada

Pihak Universitas Brawijaya mengklaim, jika Fakultas Ilmu Budaya tempat Novia Widyasari bernaung sudah membentuk Komite Etik dan melakukan investigasi atas laporan dari korban.

Setelah pelaku berinisial RNW terbukti bersalah, Universitas Brawijaya mengaku telah memberikan sanksi. Pihaknya juga melindungi identitas Novia Widyasari agar proses belajar mengajar tetap berlangsung secara tertib.

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin menjelaskan jika kasus kekerasan seksual bisa terjadi dimana saja. Salah satunya adalah di universitas. Sebab, masa remaja perempuan rata-rata dihabiskan di tempat itu.

Baca Juga: Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan, Pelaku Harus Dihukum, Korban Wajib Dilindungi

"Satu dari tiga perempuan pasti mengalami pelecehan seksual. Termasuk saya ketika kuliah dulu," ujar Mariana.

Hampir semua perempuan pernah mengalami pelecehan seksual. Namun, karena saat ini orang lebih menyadari bahwa itu bukan hal yang benar. Sehingga korban pelecehan seksual seperti Novia Widyasari bisa menyuarakan hal itu.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Hadiri GPDRR 2022 di Bali

Rabu, 25 Mei 2022 | 07:30 WIB

Pemerintah Akan Secepatnya Hapus PPKM

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:40 WIB

Selamat Jalan Prof. Fahmi Idris

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:50 WIB
X