• Senin, 23 Mei 2022

Kulon Progo Genjot Produktivitas Vanili, Perbukitan Menoreh akan Dijadikan Sentra

- Rabu, 8 Desember 2021 | 16:07 WIB
Kunjungan ke lahan pertanian vanili milik Kelompok Ayem di Dusun Sinogo, Pagerharjo Samigaluh.  (Foto: Amin Kuntari)
Kunjungan ke lahan pertanian vanili milik Kelompok Ayem di Dusun Sinogo, Pagerharjo Samigaluh. (Foto: Amin Kuntari)

KULON PROGO, harianmerapi.com - Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispartan) setempat sedang bersiap menggenjot produktivitas vanili di kawasan Perbukitan Menoreh.

Komoditas ini memiliki nilai ekonomi sangat tinggi sehingga peningkatan produktivitasnya diyakini akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dispartan Kulon Progo, Muh Aris Nugraha menyampaikan, lahan pertanian vanili di Kulon Progo merupakan yang terluas se-DIY.

Dari luas total lahan pertanian vanili di DIY yakni 14 hektare, 9 hektare di antaranya berada di Kulon Progo, kemudian sisanya di Sleman.

Baca Juga: Tiga Buku Sejarah Lokal Kulon Progo Diluncurkan, Tim Penyusun Ungkap Banyak Tantangan

"Lahan vanili Kulon Progo tersebar di kawasan Perbukitan Menoreh yakni di Kapanewon Samigaluh, Kokap, Girimulyo dan Kalibawang," kata Aris dalam acara press tour lokal yang digelar Dinas Kominfo Kulon Progo di lahan pertanian vanili di Pagerharjo Samigaluh, Rabu (8/12/2021).

"Dari 9 hektare lahan pertanian itu, kita mampu menghasilkan 200 ton vanili kering setiap tahun," tambahnya.

Aris menilai, jumlah produksi vanili di Kulon Progo masih perlu ditingkatkan melalui pengolahan, intensifikasi dan pemeliharaan tanaman.

Baca Juga: Sinopsis Film Layangan Putus Episode 3 Lengkap dengan Alur Cerita yang Bikin Baper

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pers Harus Mengkritik dengan Santun

Rabu, 27 April 2022 | 19:20 WIB
X