• Minggu, 23 Januari 2022

Warga Salatiga Dihebohkan Munculnya Kendaraan Aneh Berbobot 8 Ton Lebih, Ini Penampakannya

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:57 WIB
Kendaraan Vibroseis milik Pertamina Hulu Energi (PHE) yang survei di Salatiga. (Foto: dokumentasi warga (Arif S))
Kendaraan Vibroseis milik Pertamina Hulu Energi (PHE) yang survei di Salatiga. (Foto: dokumentasi warga (Arif S))

SALATIGA,harianmerapi.com- Banyak warga bertanya mengenai munculnya ‘kendaraan aneh’ yang berbeda dengan kendaraan lain parkir di pinggir Jalan di Kota Salatiga.
“Kendaraan besar dan warnanya putih itu kendaraan untuk apa dan jenis apa ya? Sudah beberapa hari ini ada di Salatiga,” tanya beberapa warga di Salatiga, Sabtu (4/12/2021).

Bahkan beberapa warga di Ungaran, Kabupaten Semarang juga bertanya jenis kendaraan ini. “Kami juga sempat bertanya ini kendaraan apa ya?’ ujar Bowo (51) warga di Ungaran.
Kendaraan seperti kendaraan tempur dengan warna putih ini terkesan ‘menakutkan’. Pada Sabtu (4/12/2021) pertanyaan ini mulai terjawab bahwa kendaraan tersebut adalah kendaraan Vibroseis.

Kendaraan ini digunakan untuk kegiatan penelitian survei kebumian 2D Jawa untuk pencitraan struktur bawah permukaan milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang mendapat tugas pendataan survei struktur bawah permukaan dari Kementerian ESDM.

Baca Juga: Subholding Gas Pertamina Tandatangani HOA dengan JPEN, Siap Kembangkan Pasar Gas Bumi Jawa Tengah

“Kendaraan itu namanya kendaraan Vibroseis untuk penelitian survei kebumian 2D. Untuk mendapatkan gambaran bawah permukaan terutama pada area di bawah lapisan batuan vulkanik di sepanjang wilayah yang dilewati kendaraan ini,” jelas Kepala Departemen Operasi dan Teknik Tim Survei PHE, Andi Mahri kepada harianmerapi.com, Sabtu (4/12/2021).

Ia mengungkapkan kendaraan ini memiliki berat berkisar 8 ton sampai 28 ton, tergantung besar dan kecilnya kendaraan Vibroseis. Maka, ketika akan melewati jalan telah diturunkan tim untuk mengukur bangunan di pinggir jalan terlintasi. “Kendaraan ini ada alat getaran,” jelasnya.

Andi Mahri didampingi tim mengatakan saat ini Pertamina Hulu Energi (PHE) mendapat tugas dari Kementerian ESDM untuk melakukan survei di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Survei ini akan selesai pada pertengahan tahun 2022 dan hasil survei akan dilaporkan ke Kementerian ESDM.

Baca Juga: Erick Thohir ke Pertamina: Semua Toilet di SPBU Harusnya Gratis

Untuk area Jawa Tengah menurut Andi, berlangsung akhir bulan Oktober 2021 lalu hingga Februari 2022 dimulai dari wilayah Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, Grobogan, Karanganyar, Sragen dan berakhir di wilayah Kabupaten Blora.*

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X