• Sabtu, 29 Januari 2022

13 Ribu Hektare Lahan di Sumbing, Sindoro dan Prau Wilayah Temanggung Masuk Kategori Kritis

- Jumat, 3 Desember 2021 | 18:00 WIB
Bupati dan pegiat lingkungan melihat mata air yang telah berkurang debitnya di lereng Gunung Sumbing  (Foto: Arif Zaini Arrosyid)
Bupati dan pegiat lingkungan melihat mata air yang telah berkurang debitnya di lereng Gunung Sumbing (Foto: Arif Zaini Arrosyid)

TEMANGGUNG, harianmerapi.com - Setidaknya 13 ribu hektare lahan di lereng gunung Sindoro, Sumbing dan Prau di wilayah Kabupaten Temanggung termasuk kritis.

Pemerintah Kabupaten Temanggung berusaha mengembalikan keasrian lahan kritis tersebut dengan konservasi yang dinamai 'sabuk gunung'.

Lahan kritis itu menjadikan adanya potensi bencana alam tanah longsor di sejumlah tempat di Kabupaten Temanggung.

Baca Juga: Lewati Garis Marka Motor Disambar Pikup, Pengendara Retak Tulang Iga

Longsor juga telah terjadi di daerah-daerah di kabupaten penghasil kopi tersebut, selain yang nyata adalah telah terjadi bencana alam kekeringan di waktu musim kemarau.

Erosi telah pula lama terjadi yang berdampak pada menurunnya tingkat kesuburan karena berkurangnya humus di lahan pertanian warga yang berada di lereng gunung Sumbing, Sindoro dan Perahu.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, Entargo Yutri Wardono mengatakan konservasi lahan kritis dimulai akhir tahun 2021 ini. Dipilihnya bulan Desember karena dipandang telah memasuki musim hujan aktif.

Baca Juga: Gara-gara Saling Pandang, Pengunjung Kaliurang Dikeroyok Sampai Disayat Pisau, 4 Pelaku Diamankan Polisi

"Penanaman di bulan Desember bibit yang ditanam prosentase kematiannya rendah karena telah banyak hujan, disaat kemarau mendatang pohon telah bisa hidup ," katanya.

dikatakan dalam program Sabuk Gunung, Pemerintah Kabupaten Temanggung melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, para aktivis lingkungan, ormas dan lain-lain.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X