• Sabtu, 29 Januari 2022

Anggota Menwa UPN Veteran Jakarta Meninggal Saat Pembaretan, Begini Kronologi Menurut Wakil Rektor

- Selasa, 30 November 2021 | 19:45 WIB
Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Erna Hernawati, menemui mahasiswa yang meminta penjelasan tentang kematian mahasiswi Fauziyah Nabilah setelah mengikuti kegiatan pembaretan Resimen Mahasiswa (Menwa) Jayakarta di Plaza Wardiman, Kampus UPNVJ Pondok Labu, Jakarta, Selasa (30/11/2021).  (ANTARA/HO- Humas UPN Veteran Jakarta)
Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Erna Hernawati, menemui mahasiswa yang meminta penjelasan tentang kematian mahasiswi Fauziyah Nabilah setelah mengikuti kegiatan pembaretan Resimen Mahasiswa (Menwa) Jayakarta di Plaza Wardiman, Kampus UPNVJ Pondok Labu, Jakarta, Selasa (30/11/2021). (ANTARA/HO- Humas UPN Veteran Jakarta)

JAKARTA, harianmerapi.com - Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Ria Maria Theresa, selaku Ketua Komisi Disiplin menjelaskan kronologi meninggalnya Fauziyah Nabila saat mengikuti pembaretan Menwa Jayakarta di kawasan Bogor, 25 September 2021.

Ria Maria dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (30/11/2021), mengatakan pembaretan anggota Menwa tersebut dilaksanakan di Sentul, Jawa Barat sejak Jumat (24/9).

Kemudian pada Sabtu (25/9/2021), terdapat kegiatan "long march". Pada etape pertama berjarak tiga kilometer menuju Masjid Jamik Tanah Baru dengan dua kali waktu istirahat untuk minum dengan waktu selama lima menit.

Baca Juga: Antisipasi Klitih, Polres Kulon Progo Gencarkan Razia Sajam

"Menurut kronologis yang kami terima, kondisi medan untuk 'long march' masih jalur landai. Pada pukul 13.45 WIB, saat menuju pemberhentian kedua etape pertama, almarhumah terlihat kelelahan dan akhirnya panitia memutuskan menaikkannya ke dalam ambulans," kata Ria

Ria melanjutkan bahwa, pada pukul 14.30 WIB, saat tiba di tujuan etape pertama bersama ambulans, almarhumah keluar dari ambulans dan ikut bergabung kembali bersama teman-temannya yang sedang beristirahat.

Menurut Ria, almarhumah menyatakan sudah merasa lebih baik dan siap melanjutkan perjalanan kembali.

Baca Juga: PSS Sleman dan PSIS Semarang Beda Fokus Latihan Jelang Bertemu di Liga 1

"Pukul 14.45 WIB, setelah istirahat di etape pertama, perjalanan dilanjutkan menuju etape kedua, di Masjid Quba dengan jarak 3,1 kilometer. Pukul 15.30 WIB, kira-kira berjarak dua kilometer dari etape pertama, almarhumah mengalami kram kaki kirinya. Panitia memutuskan membawa almarhumah dengan ambulans menuju etape kedua," kata dia.

Dia menambahkan, pukul 16.10 WIB, sesampai di etape kedua, kondisi almarhumah semakin lemah dan mulai tidak kooperatif saat dibantu.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

99 Karyawan Pinjol Ilegal Diamankan Polisi

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:00 WIB
X