• Selasa, 24 Mei 2022

Untuk Cegah Virus Baru Covid, Indonesia Melarang Perjalanan Internasional dari Delapan Negara di Afrika

- Minggu, 28 November 2021 | 17:01 WIB
Dokumentasi WNI yang baru dipulangkan dari luar negeri menuju lokasi karantina COVID-19, di Jakarta.  (ANTARA/HO)
Dokumentasi WNI yang baru dipulangkan dari luar negeri menuju lokasi karantina COVID-19, di Jakarta. (ANTARA/HO)

"Karena dalam surat edaran Dirjen Imigrasi ini ada pengecualian untuk orang asing yang akan mengikuti pertemuan terkait G20, maka mereka juga tentu harus menjalani pemeriksaan ketat serta menjalani masa karantina yang memadai," katanya.

Tjandra mengatakan WHO telah mengelompokkan varian Omicorn ke dalam Variant of Concern (VOC) pada 26 November 2021 sejak kali pertama virus tersebut terkonfirmasi pada 9 November 2021.

Baca Juga: Anya Geraldine Beradegan Mesra di Film Layangan Putus, Ini 5 Pria yang Pernah Dekat Dengannya

"Bisa saja sejak 26 November sudah ada warga asing dari delapan negara itu yang masuk ke Indonesia, mungkin dalam dua minggu terakhir ini yang bukan tidak mungkin sudah pernah terpapar varian baru ini," katanya.

Tjandra juga mendorong perlu dilakukan penelusuran kepada pelaku perjalanan internasional terkait kondisi kesehatan mereka, termasuk “whole genome sequencing”.

"Khusus tentang pemeriksaan WGS, secara umum di negara kita, jelas masih perlu ditingkatkan," katanya.

Baca Juga: Kawasan Desa Wisata Nepal Van Java di Magelang Dibikin Warna-warni, Ganjar Bantu 2 Ton Cat

Data GISAID per 26 November 2021 menunjukkan Indonesia memasukkan 8.906 sampel WGS, sementara Afrika Selatan dengan penduduk tidak sampai 60 juta sudah memasukkan 23.452 sampel WGS, serta India bahkan sudah memasukkan 80.446 sampel WGS.

"Penduduk kita kira-kira adalah seperempat penduduk India, jadi kalau India sekarang sudah memeriksa lebih 80 ribu sampel maka seyogyanya kita dapat juga harusnya sudah memeriksa 20 ribu sampel," kata Tjandra.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Akan Secepatnya Hapus PPKM

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:40 WIB

Selamat Jalan Prof. Fahmi Idris

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:50 WIB

KPK Ajak Masyarakat Bantu Cari Harun Masiku

Jumat, 20 Mei 2022 | 23:00 WIB

Diberhentikan IDI, Terawan Bergabung ke PDSI

Jumat, 20 Mei 2022 | 18:30 WIB
X