• Senin, 17 Januari 2022

Jaksa Agung Akan Lakukan Penyidikan Kasus HAM Berat yang Penanganannya Berlarut-larut.

- Jumat, 26 November 2021 | 21:51 WIB
Tangkapan layar - Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin menyampaikan pidato kunci dalam seminar bertajuk Efektivitas Penerapan Hukuman Mati terhadap Koruptor Kelas Kakap yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Official Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, dipantau dari Jakarta, Kamis (25/11/2021). ( ANTARA/Putu Indah Savitri)
Tangkapan layar - Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin menyampaikan pidato kunci dalam seminar bertajuk Efektivitas Penerapan Hukuman Mati terhadap Koruptor Kelas Kakap yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Official Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, dipantau dari Jakarta, Kamis (25/11/2021). ( ANTARA/Putu Indah Savitri)

 


JAKARTA, harianmerapi.com - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin membuka peluang dilakukannya penyidikan terhadap sejumlah kasus pelanggaran HAM berat.
Hal ini ia sampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (26/11).


Ia mengatakan pihaknya akan melakukan penyidikan umum terhadap sejumlah kasus pelanggaran HAM berat untuk menyempurnakan hasil penyelidikan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kebuntuan serta menyelesaikan tunggakan kasus HAM Berat.

Baca Juga: 3 Mitos Soal Tumbuh Kembang Anak yang Seharusnya Dihindari


"Saya yakin kebijakan ini akan memecah kebuntuan, dan menuntaskan perkara HAM yang menjadi tunggakan selama ini," ujar Burhanuddin.

Dengan penyidikan umum ini, Burhanuddin optimistis penuntasan tunggakan perkara dugaan pelanggaran HAM berat.

Menurut Burhanuddin, penuntasan dugaan pelanggaran HAM berat yang sampai saat ini seolah berhenti, dan tidak ada kejelasan sebagai akibat adanya kebuntuan persepsi antara penyelidik Komnas HAM dengan penyidik Kejaksaan.

Baca Juga: PSS Sleman Tunjuk Boy Rafli Amar Sebagai Ketua Dewan Pembina, Wajah-wajah Lama Kembali ke Klub


Ia menerangkan, hasil penyelidikan oleh Komnas HAM belum sempurna untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan, namun petunjuk penyidik Kejaksaan agar terpenuhinya amanat undang-undang tidak pernah dipenuhi, sehingga penanganan perkara menjadi berlarut-larut.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X