• Senin, 17 Januari 2022

BMKG : 98 Persen Potensi Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Indonesia

- Jumat, 26 November 2021 | 19:15 WIB
angkapan layar Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Fachri Radjab dalam Dialog Produktif Kabar Jumat Siaga Bencana Ketika Pandemi yang diikuti secara daring dari Jakarta, Jumat (26/11/2021).  (ANTARA/Devi Nindy)
angkapan layar Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Fachri Radjab dalam Dialog Produktif Kabar Jumat Siaga Bencana Ketika Pandemi yang diikuti secara daring dari Jakarta, Jumat (26/11/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

JAKARTA, harianmerapi.com - Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Fachri Radjab mengatakan tantangan masyarakat Indonesia menghadapi potensi bencana di tengah situasi pandemi Covid-19 akan semakin besar.

Fachri mengatakan diperlukan langkah yang lebih cermat dalam penanganan masyarakat yang terdampak bencana, sehingga harus ditampung ke tempat pengungsian.

“Misalnya, ketika harus ke pengungsian, di situ harus dikondisikan para pengungsi menerapkan protokol kesehatan. Kalau ada evakuasi, penyelamatan, tantangannya juga akan lebih besar,” ujar Fachri dalam Dialog Produktif Kabar Jumat Siaga Bencana Ketika Pandemi yang diikuti secara daring dari Jakarta, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Handuk Anak Kedua Nagita Slavina Pake Produk Lokal, Ini Merknya yang Langsung 'Sold Out'

Fachri mengatakan 98 persen potensi bencana hidrometeorologi terjadi di Indonesia, dan akan terjadi sepanjang tahun.

Di musim hujan pada Desember 2021 hingga Januari dan Februari 2022, masyarakat akan menghadapi potensi bencana banjir, banjir bandang, hingga longsor.

Kemudian di peralihan musim dapat terjadi hujan lebat dalam durasi singkat, angin kencang, puting beliung hingga hujan es.

Sedangkan pada musim kemarau di bulan Juni hingga September 2022, bencana yang akan sering terjadi, yakni kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Deg-degan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Sulit Tidur Jelang Persalinan

Sementara pada saat ini, kata Fachri, sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Ditambah dengan adanya fenomena La Nina, yang mengakibatkan intensitas curah hujan meningkat 20-70 persen dari normalnya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X