• Kamis, 19 Mei 2022

Merasa Tak Melakukan Perbuatan yang Dituduhkan, Tersangka KDRT Ingin Kasusnya Selesai

- Rabu, 24 November 2021 | 20:25 WIB
ersangka KDRT Heribertus Ary Broto Suseno (kanan) didampingi Arifin Wardiyanto, Aktivis Pemerhati HAM dan Pantau Peradilan Independen  (Foto: Yusron Mustaqim)
ersangka KDRT Heribertus Ary Broto Suseno (kanan) didampingi Arifin Wardiyanto, Aktivis Pemerhati HAM dan Pantau Peradilan Independen (Foto: Yusron Mustaqim)

Untuk itu istri tersangka berusaha merebut tas dan terjadi tarik menarik yang menyebabkan istrinya terjatuh.

Setelah itu pihak istri tersangka mengancam melakukan laporan polisi.

Sehingga selang sehari melakukan pemeriksaan ke rumah sakit dan selang sehari kemudian membuat laporan polisi.

Baca Juga: Geramnya Ibu di Bantul Ngotot Lapor Polisi Akibat Ulah Anak yang Keterlaluan, Sang Anak pun Ngaku Khilaf

Untuk itu pihak tersangka merasa ada kejanggalan terkait alat bukti visum karena baru dilakukan pada 22 Februari 2021.

Padahal sesuai laporan polisi terjadi pada 31 Januari 2021. Selain itu, tersangka keberatan dengan pemeriksaan anaknya yang berusia 14 tahun sebagai saksi.

Seharusnya anak dibawah umur seharusnya tidak boleh dijadikan saksi karena dilarang undang-undang.

Baca Juga: Mahasiswa di Bantul Bongkar Atap dan Jual Genteng Rumah Ibunya demi Foya-foya, Termasuk Main Perempuan

Selian itu tersangka juga menolak membayar uang yang dimintai istri sebesar Rp 20 juta.

Padahal selama ini mengaku tidak punya hutang dan setelah bercerai telah membagi harga gono-gini.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X