• Sabtu, 28 Mei 2022

Ribuan ASN Terima Bansos, Pakar UGM: Mentalitas Miskin Harus Dibenahi Agar Bansos Tepat Sasaran

- Senin, 22 November 2021 | 15:41 WIB
Hempri Suyatna.  (Foto: Dok Hempri Suyatna)
Hempri Suyatna. (Foto: Dok Hempri Suyatna)

JOGJA, harianmerapi.com - Puluhan ribu Aparatur Sipil Negara (PNS) diketahui menerima bantuan sosial (bansos) Covid-19 dari pemerintah padahal bukan merupakan haknya.

Kepala Pusat Kajian Pembangunan Sosial (SODEC) Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM, Hempri Suyatna menilai bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki mentalitas miskin yang membuat bantuan sosial sering salah sasaran.

Menurutnya, seharusnya apabila tidak merasa miskin dan membutuhkan bantuan maka bansos dikembalikan dan bisa melaporkan diri ke pemerintah bahwa dirinya tidak perlu mendapatkan bansos.

Baca Juga: 31 Ribu ASN Terindikasi Terima Dana Bansos, Mensos: Harus Verifikasi Ulang

Sehingga bansos dapat dialokasikan untuk penerima yang benar-benar membutuhkan.

“Jika mereka sadar bahwa ini bukan hak mereka, seharusnya segera dikembalikan," ujar Hempri, Senin (22/11/2021).

"Bentuk-bentuk mentalitas miskin ini yang harus dibenahi agar program bansos juga tepat sasaran,” tambah Hempri.

Dia menegaskan bahwa bantuan sosial idealnya diberikan untuk mengatasi berbagai risiko sosial dari aspek rehabilitasi sosial, perlindungan sosial, jaminan sosial, pemberdayaan, dan penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga: Kasus Korupsi KTP Elektronik, KPK Panggil Empat Saksi untuk Tersangka Paulus Tannos

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Terkini

X