• Sabtu, 13 Agustus 2022

Curah Hujan Meningkat 60 Persen, Kawasan Sekitar YIA Rawan Banjir

- Jumat, 19 November 2021 | 18:13 WIB
Jumpa pers BPBD Kulon Progo di Balai Agung  (Foto: Amin Kuntari)
Jumpa pers BPBD Kulon Progo di Balai Agung (Foto: Amin Kuntari)

 

KULON PROGO, harian merapi.com - Curah hujan di wilayah Kulon Progo akan mengalami peningkatan sekitar 60 persen sebagai dampak dari fenomena alam la nina. Karenanya, BPBD Kulon Progo meminta agar masyarakat mewaspadai potensi bencana yang mungkin timbul, salah satunya banjir di wilayah Kapanewon Temon atau kawasan sekitar Yogyakarta International Airport (YIA).

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Joko Satyo Agus Nahrowi menyampaikan, saat ini wilayah Kulon Progo sudah mulai diguyur hujan. Informasi dari BMKG menyebutkan, akan terjadi fenomena alam La Nina, di mana terjadi peningkatan curah hujan hingga 60 persen.

"Hal ini karena ada peningkatan suplai uap air. Kami minta masyarakat selalu update masalah cuaca karena biasanya hujan lebat akan turun disertai dengan angin kencang," kata Joko dalam jumpa pers di Balai Agung, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Jumat (19/11/2021).

Baca Juga: Hari Kedua Yana Ditemukan Usai Hilang di Jurang Cadas Pangeran Sumedang, Polisi: Keterangannya Berubah-ubah

Joko menyebut, wilayah Kapanewon Temon atau area sekitar YIA rawan terjadi banjir. Sebab daerah tersebut merupakan muara air dari kawasan pegunungan di wilayah Kokap. Pihaknya kemudian berupaya melakukan langkah antisipasi, salah satunya dengan mengedukasi masyarakat terutama Desa Tangguh Bencana (Destana) wilayah setempat agar lebih peduli sampah dan lingkungan.

"Banjir dipicu tumpukan sampah di gorong-gorong seperti bambu dan ranting. Berdasarkan pengalaman kemarin, setelah diangkat pakai alat berat aliran air menjadi lancar," jelasnya.

Upaya untuk mengatasi banjir menurut Joko juga dilakukan dengan langkah lain seperti pembangunan untuk meninggikan drainase. Dengan demikian, saat aliran air meningkat, air tidak akan naik dan menggenangi kawasan pemukiman.

Baca Juga: Gubernur DIY Sri Sultan HB X Ingatkan Pengusaha Patuhi Aturan Kenaikan UMK 2022, Tidak Boleh Ditangguhkan Lagi

Selain banjir, Joko juga meminta agar masyarakat mewaspadai bencana angin kencang yang bisa merobohkan pohon. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi sekitar terutama yang terdapat pohon-pohon lebat dan besar agar dipangkas atau bahkan dipotong. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar pohon tidak roboh atau patah dan mengenai rumah warga.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baznas Kulon Progo serahkan santunan anak yatim

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:50 WIB

Enam pejabat Kulon Progo berebut kursi Sekda

Rabu, 3 Agustus 2022 | 19:30 WIB
X