• Senin, 26 September 2022

Presiden Minta Agar Daerah yang Mengalami Kenaikan Kasus Covid-19 Diberi Peringatan

- Rabu, 17 November 2021 | 17:19 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19.  (FOTO ANTARA/Hery Sidik)
Ilustrasi tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19. (FOTO ANTARA/Hery Sidik)

JAKARTA, harianmerapi.com - Presiden Joko Widodo meminta agar provinsi-provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 segera diberi peringatan.

"Agar sekali lagi nanti provinsi-provinsi yang (kasusnya) naik meski hanya sedikit betul-betul diberi peringatan agar dan diberi bantuan agar kasusnya juga turun kembali," kata dia, saat memberikan pengantar dalam sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Ia menekankan agar fokus kebijakan di bidang kesehatan adalah kepada penurunan kasus harian dan kasus aktif. "Kita tahu kasus aktif kita sudah berada di bawah 9.000 dan juga penambahan kasus di angka-angka antara 300-400 kasus hariannya," kata dia.

Baca Juga: Kenapa Tulisan Resep Dokter Sulit Dibaca Pasien? Ini Alasannya

Ia meminta agar para menteri dapat lebih fokus lagi melihat provinsi, kabupaten dan kota yang mengalami kenaikan meskipun hanya sedikit.

"Karena kita tahu sekarang di Amerika Serikat kasus harian juga naik lagi ke angka 70.000, Inggris sudah 39.000, Rusia mencapai 38.000, Jerman ada 30.000. Ini harus menjadi kewaspadaan kita," kata dia.

Apalagi menurutnya, pemerintah memiliki data lengkap terkait Covid-19. "Kabupaten kota juga sama, dilihat secara detail karena kita datanya komplit semuanya dan juga diberikan bantuan agar kasusnya menjadi lebih turun," kata dia.

Baca Juga: PSS Sleman vs PSM Makassar di Liga 1, Menunggu Kolektivitas Racikan Pelatih Dejan Antonic

Total ada 4.251.423 kasus positif Covid-19 di Indonesia dengan penambahan 347 kasus pada 16 November 2021. Kasus aktif saat ini adalah 8.339 kasus atau 0,2 persen dari total kasus.

Ada sebanyak 4.099.399 orang yang sembuh dengan penambahan kasus sembuh adalah 515 kasus dan orang yang meninggal adalah 143.685 orang dengan penambahan 15 kasus meninggal dunia pada 16 November 2021.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri terbitkan surat telegram, 30 perwira dimutasi

Senin, 26 September 2022 | 10:20 WIB

Pansus BLBI DPD nilai penjualan BCA rugikan negara

Minggu, 25 September 2022 | 17:00 WIB
X