• Sabtu, 29 Januari 2022

Penanganan Bencana Alam, Pemkab Sukoharjo Siapkan Belanja Tidak Terduga Rp 50 Miliar

- Minggu, 14 November 2021 | 17:19 WIB
Pemkab Sukoharjo menyiapkan dapur umum untuk membantu penanganan bencana alam.  (Wahyu Imam ibadi)
Pemkab Sukoharjo menyiapkan dapur umum untuk membantu penanganan bencana alam. (Wahyu Imam ibadi)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Pemkab Sukoharjo siapkan belanja tidak terduga sebesar Rp 50 miliar yang salah satu penggunaannya untuk penanganan bencana alam. Anggaran tersebut juga digunakan untuk menangani pandemi virus Corona yang sampai sekarang belum berakhir.

Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa, Minggu (14/11/2021) mengatakan, Pemkab Sukoharjo menganggarkan belanja tidak terduga sebesar Rp 50 miliar. Anggaran yang disiapkan untuk tanggap darurat bencana alam tersebut besar karena dijadikan satu pada penyediaan dana untuk penanganan pandemi virus Corona.

Penggunaan anggaran dalam belanja tidak terduga nantinya disesuaikan dengan kebutuhan melihat skala dan volume. Pemkab Sukoharjo berharap tersedianya anggaran membuat penanganan bencana alam bisa dilakukan dengan cepat.

Baca Juga: Usai Viral di Media Sosial, Pelaku Tabrak Lari yang Bikin Korban Pingsan di Karanganyar Menyerahkan Diri

Pemkab Sukoharjo bergerak cepat melakukan kesiapsiagaan mengingat Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah rawan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Belanja tidak terduga tersebut nantinya bisa digunakan dalam berbagai bentuk bantuan penanganan bencana alam salah satunya seperti penyediaan logistik.

"Misalnya untuk menyiapkan dapur umum. Kebutuhan bahan makanan dan minuman bagi warga korban bencana alam bisa menggunakan belanja tidak terduga yang disiapkan," lanjutnya.

Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto, mengatakan, kesiapan menghadapi bencana alam sudah siap sepenuhnya. BPBD Sukoharjo bersama dengan pihak terkait lainnya telah melakukan koordinasi bersama untuk memastikan semua kebutuhan terpenuhi. Kebutuhan yang telah disiapkan meliputi personel, peralatan evakuasi, logistik dan obat.

Baca Juga: Misi Sederhana PSIM Saat Menghadapi Persis di Liga 2, Seto Nurdiyantoro: 'Menyenangkan' Kaesang

Dalam menghadapi bencana alam juga telah disiapkan posko utama di kantor BPBD Sukoharjo. Posko tanggap bencana alam tersebut buka 24 jam dijaga penuh secara bergantian oleh petugas gabungan.

Kedepan apabila diperlukan juga akan dibuka posko tanggap bencana ditempat lain. Pembukaan posko tersebut menyesuaikan kebutuhan dan situasi wilayah rawan bencana alam.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X