• Kamis, 26 Mei 2022

Ratusan Indukan Kelapa Kopyor di Dukuhseti Pati Mati Diduga Gegara Alat Penangkap Hama Bantuan Pemerintah

- Selasa, 9 November 2021 | 14:36 WIB
Petani kelapa kopyor indukan menunjukkan alat perangkap hama yang tidak efektif.  (Foto: Alwi Alaydrus)
Petani kelapa kopyor indukan menunjukkan alat perangkap hama yang tidak efektif. (Foto: Alwi Alaydrus)

PATI, harianmerapi.com - Petani kelapa kopyor di Kecamatan Dukuhseti Pati, mengeluh karena ratusan indukan pohon kelapa kopyor mati, akibat diserang hama kwangwung.

Kejadian ini merupakan yang terparah. Ironisnya, kemunculan hama kwangwung diduga justru dari alat perangkap hama bantuan pemerintah.

Sehingga memaksa petani ramai-ramai menebang pohon kelapanya yang mati.

Menurut sejumlah petani, alat perangkap hama bantuan pemerintah, tidak berfungsi secara baik.

Baca Juga: Pemuda Terjatuh dari Lantai 6 Hotel di Semarang Ternyata Korban Pembunuhan

Alat tersebut, dinilai bukan menangkap hama, namun justru mematikan pohon kelapa. Sehingga malah memunculkan hama kwangwung.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, adanya wabah tersebut, dipastikan akan memicu kerugian yang cukup besar bagi petani kelapa kopyor. Jumlah kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Ketua Kelompok Petani Kelapa Kopyor Ngudi Santosa Desa Bakalan, Kaswi mengungkapkan banyak pohon kelapa kopyor yang mati karena serangan hama kwangwung.

"Petani terpaksa memotong (menebang) pohon kelapa kopyor yang mati," kata Kaswi, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga: 8 Warga SD Terpapar Covid-19, Disdikpora Bantul Hentikan PTM Sekolah Tersebut

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X