• Senin, 29 November 2021

Hujan dan Angin Kencang Mengancam, Warga dari Tingkat RT/RW Diimbau Waspada Penuh

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:46 WIB
BMKG ingatkan warga adanya cuaca ekstrem. (Antara)
BMKG ingatkan warga adanya cuaca ekstrem. (Antara)

SUKOHARJO,harianmerapi.com- Masyarakat diingatkan terkait kerawanan bencana alam di tengah perubahan cuaca ekstrem dampak fenomena alam La Nina berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang. Sebab pada saat ini kondisi cuaca merupakan puncak kemarau basah dan diperkirakan segera masuk awal musim hujan. Kesiapsiagaan dini dilakukan hingga lingkungan tingkat paling bawah yakni RT/RW.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Minggu (24/10) mengatakan, cuaca ekstrem sudah terlihat di beberapa wilayah Sukoharjo berupa hujan dan angin kencang.

Akibat kejadian tersebut membuat sejumlah pohon tumbang dan atap rumah warga mengalami kerusakan. Dampak lainnya juga terlihat dengan adanya baliho atau papan reklame ikut rusak terkena angin kencang.

"Masyarakat kami ingatkan terus terkait kerawanan bencana alam di tengah perubahan cuaca ekstrem dampak fenomena alam La Nina berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang," ujarnya.

Baca Juga: Awas, Gelombang Samudra Hindia Selatan Jabar-DIY Diprediksi BMKG Capai 6 Meter

Sri Maryanto menjelaskan, kondisi sekarang masyarakat memang sedang dihadapan pada kondisi pandemi virus Corona. Kondisi di mana masyarakat wajib menjaga diri agar tidak tertular dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Namun di sisi lain kondisi sekarang terjadi perubahan cuaca ekstrem yang menyebabkan kerawanan bencana alam.

"Kondisi sekarang masih puncak kemarau basah dampak fenomena alam La Nina. Sudah ada kejadian angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan atap rumah warga rusak," lanjutnya.

Perubahan cuaca ekstrem yang sudah diduga datangnya membuat masyarakat wajib waspada. Sebab cuaca yang awalnya panas secara mendadak bisa datang awan mendung gelap dan hujan deras serta angin kencang.

Baca Juga: Rentetan Gempa di Jawa Tengah Dipicu Sesar Aktif, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X