• Selasa, 7 Desember 2021

Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulawesi Selatan

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:36 WIB
Ribuan kartu SIM disita dalam pengungkapan kasus tindak pidana pinjaman online Rp Cepat, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/6/2021). ( ANTARA/Laily Rahmawaty)
Ribuan kartu SIM disita dalam pengungkapan kasus tindak pidana pinjaman online Rp Cepat, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/6/2021). ( ANTARA/Laily Rahmawaty)

MAKASSAR, harianmerapi.com - Satgas Waspada Investasi yang terdiri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kominfo, dan Kepolisian telah membekukan sebanyak 3.600 pinjaman "online" (pinjol) ilegal yang beroperasi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Langkah pembekuan itu ditujukan untuk meminimalisir website dan aplikasi pinjaman ilegal yang marak bermunculan di masyarakat dengan iming-iming proses cepat dan bunga rendah," kata Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Region Sulawesi, Maluku dan Papua, Patahuddin di Makassar, Sabtu.

Menurut dia, untuk menghindari penipuan di tengah sistem digital ini harus diupayakan dengan serius, apalagi sasarannya sebagian besar dari kalangan perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: Mobilitas Kaum Santri Berjalan Cepat dan Positif : Mahfud MD : Sekarang Lulusan Pesantren Bisa Jadi Rektor

"Masih rendahnya pemahaman mengenai produk sektor jasa keuangan membuat masyarakat kerap menjadi korban penipuan pinjol ilegal," kata Patahuddin.

"Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oknum melancarkan aksinya dalam melakukan penipuan," dia menambahkan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Patahuddin mengatakan transaksi digital yang semakin mudah ini harus dibarengi dengan kecakapan masyarakat khususnnya para pelaku UMKM untuk mencermati legal dan logisnya suatu usaha saat membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usahanya.*

 

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Kios Milik IPB di Dramaga Bogor Terbakar

Senin, 22 November 2021 | 10:37 WIB
X