• Sabtu, 4 Desember 2021

Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel, Berharap Jaga Stabilitas Harga Sawit dan Bantu Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:50 WIB
Pabrik Biodiesel PT Jhonlin Group di Kalimantan Selatan.    (Foto: akun instagram @jokowi)
Pabrik Biodiesel PT Jhonlin Group di Kalimantan Selatan. (Foto: akun instagram @jokowi)

JAKARTA, harianmerapi.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut potensi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang dimiliki Indonesia mencapai 52 juta ton setiap tahun.

Oleh sebab itu, potensi ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Hal ini disampaikan Jokowi saat meresmikan pabrik Biodiesel PT Jhonlin Group di Kalimantan Selatan.

Presiden ke-7 Republik Indonesia ini berharap pembangunan pabrik biodiesel selain dapat menyerap tenaga kerja, menjaga stabilitas harga minyak sawit mentah, namun juga membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.

"Pembangunan pabrik biodiesel ini tentu akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan, menjaga stabilitas harga minyak sawit mentah (CPO), dan membantu meningkatkan kualitas lingkungan melalui kontribusi pengurangan emisi gas rumah kaca," jelas Jokowi dikutip dari laman instagram @jokowi, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga: Tren Penumpang KRL Jogja-Solo dan KA Lokal Prameks Naik Ribuan Orang Per Hari

Diketahui, minyak sawit mentah dapat diolah menjadi Biodiesel yang termasuk dalam bahan bakar energi baru terbarukan. Biodiesel berbahan baku organik dan digadang-gadang menjadi energi alternatif pengganti bahan bakar minyak.

"Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan melakukan hilirisasi dan industrialisasi kelapa sawit," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi PT Jhonlin Group yang telah membangun pabrik Biodiesel dalam rangka industrialisasi CPO ke Biodiesel.

Baca Juga: Bus Arema FC Dilempar Batu di Jogja, Pelaku Remaja 15 Tahun Asal Sidoarjo

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asrama Haji Akan Dijadikan Tempat Karantina Jemaah Umrah

Minggu, 28 November 2021 | 20:05 WIB
X