• Minggu, 23 Januari 2022

Fakta Baru, Kematian Naba Anak Ojol Bukan Karena Sate Sianida Nani Apriliani

- Senin, 18 Oktober 2021 | 21:17 WIB
Sidang pembuktian perkara sate sianida dilakukan penuntut umum dengan menghadirkan saksi-saksi. (Foto: Yusron Mustaqim)
Sidang pembuktian perkara sate sianida dilakukan penuntut umum dengan menghadirkan saksi-saksi. (Foto: Yusron Mustaqim)

BANTUL, harianmerapi.com - Sidang perkara sate sianida yang menyeret terdakwa Nani Apriliani Nurjaman (25) asal Majalengka Jawa Barat di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Senin (18/10/2021) diperoleh fakta cukup mencengangkan.

Hal ini dikarenakan dalam visum et repertum yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) di muka persidangan tidak disebutkan kematian Naba Faiz Prasetya, anak Bandiman seorang ojek online (ojol) karena racun sianida.

Namun kematian Naba dikarenakan luka lecet, tanda mati lemas dan tidak menyebutkan mati karena keracunan.

Untuk itu majelis hakim diketuai Aminuddin SH memerintahkan penuntut umum untuk menghadirkan dokter pemeriksa ke muka persidangan.

Baca Juga: Terdakwa Sate Sianida Nani Apriliani Nurjaman Nangis di Persidangan Saat Bandiman Memaafkan Perbuatannya

"Kami harap penuntut umum besok bisa menghadirkan dokter ke persidangan," terang Aminuddin.

Sementara dari hasil pemeriksaan laboratorium yang diketahui bumbu sate yang dimakan Titik Rini dan Faiz Naba Prasetya mengandung sianida.

Seperti keterangan saksi Bandiman dalam persidangan, sebelum keluarganya menyantap paket takjil sate sianida pada 25 April 2021 dirinya didatangi Nani usai salat Asar di sebuah masjid dekat Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Saat itu Nani yang mengaku tidak memiliki aplikasi ojol meminta tolong Bandiman untuk mengantarkan paket ke Tomy dengan alamat tujuan perumahan Villa Bukit Asri Bangunjiwo Kasihan Bantul.

Baca Juga: Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Saat Natal dan Tahun Baru

Saat itu Bandiman tak menaruh curiga sedikitpun karena hal itu sering ia lakukan karena kalau mengandalkan aplikasi hasilnya kurang.

Untuk itu saksi Bandiman meminta ongkos Rp25 ribu namun Nani memberikan uang Rp30 ribu tanpa meminta kembalian.

Ketika diantar dan sampai di depan rumah yang dituju kelihatan sepi lalu Bandiman menelepon Tomy dan mengatakan ada paket tajil dari Hamid Pakualaman sebagaimana pesan Nani.

Setelah itu Tomy menelepon istrinya dan disepakati agar paket tersebut tidak diterima dan diserahkan ke Bandiman untuk dibawa pulang karena tidak mengenal sosok pengirim.

Baca Juga: Nikita Mirzani Singgung Rachel Vennya Mengenai Dugaan Kabur dari Karantina 2 Kali

Selanjutnya paket takjil sate sianida dibawa pulang dan disantap Bandiman bersama keluarga.

Saat Bandiman dan anak pertama menikmati sate tanpa bumbu terasa enak tanpa mengeluhkan rasa aneh.

Sementara saat istri Bandiman, Titik Rini mencampur sate dengan bumbu lalu dimakan bersama Naba terasa pahit dan mengalami keracunan.

Dari kejadian itu, Titik Rini berhasil mengeluarkan sate namun nyawa Naba tidak dapat diselamatkan saat dalam penanganan di rumah sakit. *

Halaman:
1
2
3

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X