• Selasa, 7 Desember 2021

Fakta Baru, Kematian Naba Anak Ojol Bukan Karena Sate Sianida Nani Apriliani

- Senin, 18 Oktober 2021 | 21:17 WIB
Sidang pembuktian perkara sate sianida dilakukan penuntut umum dengan menghadirkan saksi-saksi. (Foto: Yusron Mustaqim)
Sidang pembuktian perkara sate sianida dilakukan penuntut umum dengan menghadirkan saksi-saksi. (Foto: Yusron Mustaqim)

BANTUL, harianmerapi.com - Sidang perkara sate sianida yang menyeret terdakwa Nani Apriliani Nurjaman (25) asal Majalengka Jawa Barat di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Senin (18/10/2021) diperoleh fakta cukup mencengangkan.

Hal ini dikarenakan dalam visum et repertum yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) di muka persidangan tidak disebutkan kematian Naba Faiz Prasetya, anak Bandiman seorang ojek online (ojol) karena racun sianida.

Namun kematian Naba dikarenakan luka lecet, tanda mati lemas dan tidak menyebutkan mati karena keracunan.

Untuk itu majelis hakim diketuai Aminuddin SH memerintahkan penuntut umum untuk menghadirkan dokter pemeriksa ke muka persidangan.

Baca Juga: Terdakwa Sate Sianida Nani Apriliani Nurjaman Nangis di Persidangan Saat Bandiman Memaafkan Perbuatannya

"Kami harap penuntut umum besok bisa menghadirkan dokter ke persidangan," terang Aminuddin.

Sementara dari hasil pemeriksaan laboratorium yang diketahui bumbu sate yang dimakan Titik Rini dan Faiz Naba Prasetya mengandung sianida.

Seperti keterangan saksi Bandiman dalam persidangan, sebelum keluarganya menyantap paket takjil sate sianida pada 25 April 2021 dirinya didatangi Nani usai salat Asar di sebuah masjid dekat Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Saat itu Nani yang mengaku tidak memiliki aplikasi ojol meminta tolong Bandiman untuk mengantarkan paket ke Tomy dengan alamat tujuan perumahan Villa Bukit Asri Bangunjiwo Kasihan Bantul.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X