• Senin, 6 Desember 2021

Optimalisasi Lahan Pertanian, Pemkab Gunungkidul Bangun Irigasi di Empat Titik

- Senin, 18 Oktober 2021 | 07:52 WIB
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto meresmikan irigasi permpompaan di Ponjong. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul )
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto meresmikan irigasi permpompaan di Ponjong. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul )

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Dalam rangka medukung program optimalisasi lahan kering guna mewujudkan ketahanan pangan lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul telah menginisiasi pembangunan irigasi di empat titik.

Disebutkan Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul Raharjo Yuwono, Senin (18/10), bahwa pembangungan irigasi tersebut meliputi perpompaan, perpipaan, hingga damparit yang ada di Kecamatan Ponjong, Purwosari, Saptosari, dan Ngawen.

"Pembangunan irigasi dilakukan untuk berbagai jenis lahan pertanian agar hasilnya ke depan jadi lebih optimal, seperti tanaman hortikultura dan perkebunan di empat wilayah tersebut," kata Raharjo.

Baca Juga: Serial Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Mugen Train Arc Makin Seru, Ini 5 Momen Paling Mendebarkan

Ditambahkan juga bahwa belum lama ini pihaknya meresmikan bangunan air sumur pompa listrik di Pedukuhan Gojo, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar. Termasuk jaringan irigasi untuk lahan pertanian kering di lahan tersebut. Pembangunan sumur pompa listrik tersebut menghabiskan dana Rp142,125 juta dari pemerintah pusat.

Raharjo mengatakan keberadaan pompa air tersebut akan meningkatkan kemampuan produksi lahan kering. Pola tanamnya pun juga ikut berubah, mulai dari yang sebelumnya padi-palawija-bera menjadi padi-padi-alawija dalam satu tahun.

"Anggaran tersebut untuk membangun sumur bor di dua titik dengan jangkauan ke lahan seluas 25 hektare. Pembangunannya sendiri dilakukan secara swadaya oleh kelompok tani dibantu masyarakat," katanya.

Baca Juga: Kakak Kesurupan, Setannya Bilang Suka Sama Aku

Sedang Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan peningkatan irigasi akan membuat produksi dan panen pangan bisa meningkat jadi tiga kali dalam setahun.

"Kondisi ini juga didukung dengan persediaan pupuk bersubsidi yang dipastikan mencukupi untuk tahun ini," katanya. *

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X