• Senin, 6 Desember 2021

Penasihat Hukum Terlapor Menilai Kasus Jual Beli Bawang Merah Nawungan Bantul Perbuatan Perdata

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:47 WIB
Terlapor Sigit (kanan) didampingi penasihat hukum menunjukkan bukti-bukti pertemuan dengan Bupati, DKPP dan petani sebelum membeli bawang merah Nawungan.  (Foto:Yusron Mustaqim)
Terlapor Sigit (kanan) didampingi penasihat hukum menunjukkan bukti-bukti pertemuan dengan Bupati, DKPP dan petani sebelum membeli bawang merah Nawungan. (Foto:Yusron Mustaqim)

BANTUL, harianmerapi.com - Tim penasihat hukum, R Anwar Ary Widodo SH, Hamzal Wahyudin SH dan Wanda Satria Atmaja SH menilai kasus jual beli bawang merah di Nawungan I Selopamioro Imogiri Bantul sebagai perbuatan perdata.

"Kasus ini merupakan kasus perdata bukan pidana," ujar Wanda Satria Atmaja SH dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (15/10/2021) sore.

Untuk itu laporan polisi para petani yang diwakili Kadus Nawungan Yurianto terhadap terlapor Sigit Sartono (SS) dengan dugaan penipuan dan penggelapan tidaklah tepat.

Baca Juga: Polemik Internal di PDIP Terkait Isu Capres, Gibran Enggan Komentar

Karena selama ini, terlapor justru membantu para petani dengan membeli bawang merah setelah Cepi Sudiana sebagai pihak pembeli tidak jadi membeli barang merah setelah Hendri yang sedianya akan menjadi pendana kabur.

Selama ini ada kesepakatan harga meski belum semua dibayar sehingga ini merupakan perbuatan perdata bukan pidana.

"Kami harap polisi profesional dalam menangani laporan ini bukan adanya intervensi karena akan kami lawan," lanjut Wanda menjelaskan.

Baca Juga: Tim Sepakbola Papua Peraih Emas PON XX Papua Mendapat Bonus Rp1 Miliar dari Freeport

Sementara Hamzal Wahyudin menambahkan, selama ini terlapor sebagai tenaga pelaksana Cepi sebagai pembeli bawang merah petani.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X