• Minggu, 23 Januari 2022

Temanggung Direncanakan Masuk Program Super Prioritas Pertanian

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:33 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ketika memantau areal yang dijadikan Foodestate di lereng gunung Sindoro, Desa Bansari Kecamatan Bansari Temanggung.  (Arif Zaini Arrosyid)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ketika memantau areal yang dijadikan Foodestate di lereng gunung Sindoro, Desa Bansari Kecamatan Bansari Temanggung. (Arif Zaini Arrosyid)

TEMANGGUNG, harianmerapi.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo lakukan kunjungan kerja ke Temanggung untuk melihat kesiapan lahan pertanian di lereng Gunung Sindoro Desa Bansari Kecamatan Bansari, Jumat (15/10/2021)

Lahan pertanian di bawah embung Bansari tersebut direncanakan untuk program super prioritas pertanian dengan jenis 'food estate'. Kedangannya untuk meninjau persiapan sebelum mendapat kunjungan dari Presiden Jokowi.

Sebagai awal, atau percobaan disiapkan 10 hektare dari rencana antara 250 - 300 hektare di daerah Kabupaten Temanggung.

Baca Juga: Bangunan Seni Instalasi di Lima Desa Wisata Diresmikan Bupati Sleman

Komoditas yang rencana ditanam adalah cabai, bawang merah dan bawang putih. Komoditas tersebut selama ini telah ditanam warga, namun belum dengan sentuhan modern.

Syahrul Yasin Limpo mengemudikan mobil sendiri menuju ke lokasi pertanian yang berketinggian sekitar 1300 di atas permukaan laut itu.

Untuk menuju ke lokasi, penuh tantangan. Jalan yang disusuri masih berbatu dan menanjak. Di sisi kanan dan kiri adalah hamparan lahan pertanian.

Baca Juga: MCCC Teguhkan Gerakan Jaga Kyai dan Santri

Selama ini jalan tersebut sering dijadikan lokasi offroad bagi pecinta olahraga otomotif di berbagai daerah. Udara yang sejuk dan terkadang berkabut.

Di lokasi pertanian yang berada di bawah embung Bansari, Syahrul Yasin Limpo langsung menuju ke tengah lahan. Ia didampingi sejumlah petani setempat.

Syahrul Yasin Limpo menanyakan sejumlah kesiapan petani untuk ikut dalam Food Estate. Usai dari lahan, diapun berdialog dengan petani di gubuk yang dibangun di tengah lahan.

Baca Juga: Aden AnB Rilis Lagu 'Untukmu Ibu', Ungkapan Terima Kasih untuk Ibu yang Telah Melahirkan dan Membesarkannya

Ia memotivasi petani untuk dapat menerapkan budidaya pertanian secara modern.

Syahrul menyampaikan perlunya petani dalam pengelolaan lahan pertanian secara modern untuk meningkatkan kesejahteraan. Pertanian tradisional hendaknya mulai ditinggalkan karena telah tidak menguntungkan. " Pertanian modern dengan teknologi modern bisa meningkatkan produktivitas dan keuntungan," kata dia.

Saat dialog tersebut, Bupati Temanggung Al Khadziq datang dan tidak lama berselang diikuti Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo.

Baca Juga: Babak Pertama. PSS Ungguli Barito Putra 2-1

Kementerian Pertanian mendorong Kabupaten Temanggung menjadi wilayah super prioritas pertanian di Pulau Jawa dengan menanam komoditas strategis berbasis terpadu hortikultura, seperticCabai, bawang merah bawang putih dan kentang.

"Kawasan tersebut nantinya sebagai penopang utama kebutuhan kota-kota besar di Indonesia, utamanya di Pulau Jawa dan juga untuk ekspor," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.*

Halaman:
1
2

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X