• Rabu, 19 Januari 2022

Sukses Kembangkan Nanas Bagong, Begini Cara Bripka Tri Asih Rawat Tanamannya

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:00 WIB
Nanas bagong yang dikembangkan Tri Asih di Sanden.  (Foto: Arif Septoro Riza Marzuqi)
Nanas bagong yang dikembangkan Tri Asih di Sanden. (Foto: Arif Septoro Riza Marzuqi)

Tidak sulit menurut Tri Asih untuk membudidaya nanas bagong. Bahkan bisa dilakukan dengan skala rumah tangga memanfaatkan pekarangan rumah.

Baca Juga: Polres Temanggung Tangkap Tersangka Kasus Penggelapan Sepeda Motor

Dijelaskannya, untuk menanam nanas bagong cukup dengan bibitnya. Bibit nanas bagong adalah mahkota buah, atau bisa dengan tunas yang tumbuh dari pangkal tanaman.

Tanaman nanas akan mati setelah buahnya dipetik. Namun nanas akan meninggalkan tunas dan mahkotanya untuk tumbuh kembali.

Khusus nanas bagong, satu tanaman dari mulai ditanam hingga panen membutuhkan waktu sekitar 10 bulan.

Baca Juga: Bripka Tri Asih, Polwan di Bantul yang Mendapatkan Penghargaan Kapolri karena Nanas Bagong

Tri Asih mengatakan media tanam nanas adalah tanah humus atau tanah yang gembur. Syaratnya harus mendapatkan sinar matahari langsung.

Selain itu tanah sebagai media tanam sebisa mungkin selalu dalam kondisi lembab atau basah.

Soal pupuk, Ibu dua anak ini tidak pernah menggunakan pupuk yang aneh-aneh. Tanaman nanasnya hanya diberi pupuk kandang seperti kotoran kambing.

Baca Juga: Mayoritas Pelajar Melanggar Hukum Saat Bermedsos, Jaksa terbanyak : Pencemaran Nama Baik

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X