• Rabu, 1 Desember 2021

Sukses Kembangkan Nanas Bagong, Begini Cara Bripka Tri Asih Rawat Tanamannya

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:00 WIB
Nanas bagong yang dikembangkan Tri Asih di Sanden.  (Foto: Arif Septoro Riza Marzuqi)
Nanas bagong yang dikembangkan Tri Asih di Sanden. (Foto: Arif Septoro Riza Marzuqi)

BANTUL, harianmerapi.com – Bripka Tri Asih adalah seorang Polwan yang bertugas di Polsek Sanden, Kabupaten Bantul. September lalu dia menjadi salah satu dari enam polwan se-indonesia yang mendapat penghargaan dari Kapolri.

Tri Asih mendapatkan pin emas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, setelah berhasil mengembangkan kebun nanas bagong.

“Iya, saya mendapat penghargaan sebagai Bhabinkamtibmas Kalurahan Murtigading dan bisa mengembangkan ketahanan pangan untuk membudidayakan nanas bagong,” sebutnya, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Update Covid-19 DIY, 33 Kasus Positif, 81 Kasus Sembuh, 3 Kasus Meninggal

Nanas yang kini sudah dikembangkan bersama warga sekitar itu, dikatakan Tri Asih berawal dari satu buah nanas bagong yang dibelinya saat ke Lampung.

Setelah dimakan buahnya, mahkota nanas kemudian ditanam menggunakan pot di samping rumahnya. Ternyata nanas itu kini berkembang hingga berjumlah ribuan.

Nanas bagong adalah salah satu jenis nanas yang ukuran buahnya cukup besar. Bahkan 1 buah nanas matang beratnya bisa 4-5 kilogram.

Baca Juga: Polres Salatiga ‘Mageri Kutho’, Tanam 5.000 Pohon di Kali Blondo Celong

Nanas ini memiliki rasa manis sedikit asam. Mengandung banyak air dan serat. Untuk memakannya tidak perlu dikupas. Cukup dibelah dengan pisau tanpa mengupas dan menghilangkan mata buah nanas.

"Tidak ada duri, di daun durinya cuma diujung saja. Buahnya kalau dimakan juga tidak bikin lidah jadi gatal," sebutnya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X