• Jumat, 21 Januari 2022

Presiden Jokowi Prihatin Banyak Warga Tertipu dan Terjerat Bunga Tinggi Pinjaman online

- Senin, 11 Oktober 2021 | 12:08 WIB
Tangkapan Layar - Presiden RI Joko Widodo (kiri) dalam OJK Virtual Innovation Day di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10)  (ANTARA/Indra Arief)
Tangkapan Layar - Presiden RI Joko Widodo (kiri) dalam OJK Virtual Innovation Day di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10) (ANTARA/Indra Arief)

JAKARTA, harianmerapi.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) prihatin mendengar banyak warga di lapisan bawah tertipu dan terjerat bunga tinggi dari perusahaan pinjaman online (pinjol). Itu terjadi di tengah pesatnya digitalisasi sektor ekonomi dan keuangan.

Berkaitan itu, Presiden Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pelaku industri jasa keuangan untuk menjaga dan mengawasi perkembangan digitalisasi sektor keuangan agar tumbuh secara sehat dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam OJK Virtual Innovation Day di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10/2021).

“Saya juga memperoleh informasi banyak penipuan dan tindak pidana keuangan telah terjadi. Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman online yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya,” ujar Presiden.

Baca Juga: Link Streaming Hizbul Wathan FC Vs PSCS Cilacap, Kick Off Pukul 20.45

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan para pejabat terkait lainnya.

Fenomena dampak pinjaman online (pinjol) tersebut muncul seiring dengan pesatnya gelombang digitalisasi di tengah pandemi COVID-19, yang memunculkan bank digital, asuransi digital, pembayaran elektronik (e-payment), dan layanan finansial berbasis teknologi (fintech).

“Harus kita sikapi dengan cepat dan tepat, kita lihat bank berbasis digital bermunculan, juga asuransi berbasis digital bermunculan, dan berbagai e-payment,” ujarnya.

Baca Juga: Perseroan Perorangan Permudah Setiap Orang dan UMKM Bikin Usaha dengan Biaya Murah

Presiden meminta OJK dan pelaku industri jasa keuangan untuk membangun ekosistem keuangan digital yang bertanggung jawab, kuat, dan berkelanjutan. Ekosistem keuangan digital juga harus memiliki kebijakan mitigasi risiko terhadap masalah hukum dan sosial untuk mencegah kerugian dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X