• Selasa, 24 Mei 2022

PGAT Tolak Rencana Aksi Demonstrasi Peringatan Pengesahan UU Omnibus Law, Ini Alasannya

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 05:45 WIB
Pembacaan pernyataan sikap PGAT terkait adanya informasi aksi demonstrasi.  (Foto: Yusron Mustaqim)
Pembacaan pernyataan sikap PGAT terkait adanya informasi aksi demonstrasi. (Foto: Yusron Mustaqim)



SLEMAN, harianmerapi.com - Warga Yogyakarta dan pelaku usaha yang tergabung dalam Paguyuban Gejayan Ayem Tentrem (PGAT) menolak rencana aksi demonstrasi peringatan Pengesahan UU Omnibus Law di wilayah Gejayan dan Papringan Caturtunggal Depok Sleman.

Aksi penolak tersebut dilakukan dengan pemasangan dua spanduk pembacaan pernyataan sikap di pertigaan Gejayan, Jumat (8/10/2021).

"Kami khawatir, was-was dan dengan adanya informasi yang beredar terkait rencana peringatan disahkannya UU Omnibus Law (OBL) yang akan melibatkan ribuan massa untuk melakukan aksi demonstrasi," ujar Juru Bicara PGAT, Budi Dakir kepada wartawan di sela-sela pemasangan spanduk.

Baca Juga: Dirjen PHU - Dubes Arab Saudi Membicarakan Umroh dan Haji, Begini Hasilnya

Diakui, pengalaman aksi di kawasan Gejayan dan sekitarnya beberapa waktu lalu menyebabkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut terganggu serta terjadi kemacetan lalu lintas.

Bahkan ada kekhawatiran warga sekitar akan terjadi potensi kericuhan seperti pengalaman sebelumnya.

Apalagi para pelaku usaha kecil di wilayah tersebut baru saja mulai membuka usaha lagi sejak adanya Covid-19 dan kebijakan PPKM yang satu-satunya mata pencaharian utama menghidupi keluarga.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 9 Oktober 2021: Virgo Jangan Gegabah, Leo Banyak Hal Baru

Adapun pernyataan sikap PGAT terkait rencana peringatan disahkannya UU Omnibus Law antara lain :

1. Kami pelaku usaha dan masyarakat sekitar kawasan Gejayan menyatakan
menolak tegas terselenggaranya aksi tersebut.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X