• Sabtu, 28 Mei 2022

Vonis 1,5 Tahun Terhadap Cah Klitih Penjara Terlalu Ringan, Pengacara Korban Minta JPU Banding

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 17:57 WIB
Korban (2 dari kanan) bersama pengacara meminta agar jaksa penuntut umum melakukan banding ( (Foto-Dok Jogja Police Watch))
Korban (2 dari kanan) bersama pengacara meminta agar jaksa penuntut umum melakukan banding ( (Foto-Dok Jogja Police Watch))

 

JOGJA, harianmerapi.com - Seorang korban kejahatan cah klitih, Kevin Satrio Wicaksono (16) menilai vonis terhadap KA (16) warga Yogyakarta selama 1 tahun 6 bulan terlalu ringan.

Pasalnya perbuatan terdakwa yang terbukti melempar batako hingga menyebabkan korban luka parah hingga bagian rahang patah.

"Untuk itu kami akan menyurati kejaksaan agar melakukan banding karena vonis ini kami anggap masih terlalu ringan dan tidak mencerminkan rasa keadilan," ujar pengacara korban, Tommy Susanto SH kepada harianmerapi.com, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga: Bansos PKH Tahap 4 Segera Cair, Begini Cara Pengajuan Bantuan Kemensos Ini

Tommy menilai perbuatan pembunuhan yang dilakukan pelaku anak dibawah umur biasanya diberikan hukuman 6 sampai 7 tahun penjara.

Dengan demikian bila perbuatan penganiayaan berat paling tidak setengah atau sekitar 3 tahun penjara.

Apalagi saat ini korban menderita luka cukup berat dan bagian wajah hancur hingga cacat permanen karena perbuatan terdakwa yang tidak sadis dan kejam.

Baca Juga: Empat Kafilah Kulon Progo Maju STQ dan MTQ ASN Tingkat Nasional

Meski dalam perkara ini majelis hakim hanya memberikan keringanan 1 bulan dari tuntutan jaksa selam 1 tahun 7 bulan penjara.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X