• Selasa, 16 Agustus 2022

Kalurahan Donotirto Bantul Kukuhkan FPRB Sebagai Antisipasi Terjadinya Bencana Alam

- Rabu, 29 September 2021 | 16:30 WIB
Jurahimi mengukuhkan FPRB Kalurahan Donotirto (Dok. Kalurahan Donotirto)
Jurahimi mengukuhkan FPRB Kalurahan Donotirto (Dok. Kalurahan Donotirto)

BANTUL, harianmerapi.com - Bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu harus diantisipasi sedini mungkin. Apalagi saat pergantian musim (pancaroba) maupun musim penghujan sering terjadi bencana alam baik angin kencang, maupun banjir.

Kondisi ini menggugah Pemerintah Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek untuk memperkuat jaringan penanggulangan bencana alam bagi masyarakat. Yakni dengan membentuk relawan yang tergabung dalam Forum Penanggulangan Resiko Bencana (FPRB).

“Bencana alam tidak dapat diprediksi dimana dan kapan akan terjadi. Kalurahan Donotirto harus segera memiliki relawan untuk mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan,” kata Lurah Donotirto, H Jurahimi dikantornya, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Embung Pilangbango Kota Madiun Diproyeksikan Jadi Tempat Wisata Air dan Kuliner

Menurut Jurahimi, FPRB Donotirto telah dikukuhkan pada 24 September 2021 di Gedung Serba Guna Kalurahan Donotirto yang dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Dwi Daryanto, Ketua FPRB Bantul Waljito serta Panewu Kretek Cahya Widodo.

Dijelaskan, FPRB dapat terbentuk karena partisipasi masyarakat cukup besar untuk menjadi relawan. Rasa kepedulian, sosial yang tinggi dan rasa untuk saling bahu membahu menjadi dasar mereka untuk bergabung dan siap menjadi relawan bagi sesama.

Meski diakui, sebelum dikukuhkan, keberadaan FPRB di Donotirto telah berkiprah di tengah masyarakat baik dalam penanggulangan bencana alam maupun pandemi Covid-19.

Baca Juga: PDAM Sleman Raih Penghargaan 'Paritrana Award 2021' Kategori Badan Usaha Skala Menengah dari BPJS Ketenagakerj

“Mereka telah terbukti turun langsung ke masyarakat membantu dalam penanganan Covid-19 terutama pendistribusian bahan pangan bagi warga isoman,” ujarnya.

Agar memiliki legalitas yang kuat, lanjut Jurahimi, maka pengurus beserta anggota FPRB Kalurahan Donotirto dikukuhkan. Diharapkan, setelah mempunyai legalitas, mereka dapat bersinergi dengan FPRB tingkat kapanewon hingga kabupaten serta bermitra dengan BPBD dalam menanggulangi resiko maupun dampak dari bencana alam. *

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X