• Senin, 29 November 2021

Satgas Saber Pungli Pasang Baliho Pemberantasan Pungli, Ingatkan Masyarakat

- Minggu, 19 September 2021 | 15:24 WIB
Pemasangan baliho pemberantasan pungli di Kulon Progo.  (Foto: Amin Kuntari)
Pemasangan baliho pemberantasan pungli di Kulon Progo. (Foto: Amin Kuntari)

KULON PROGO, harianmerapi.com - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) bersama Forkompinda Kulon Progo terus berupaya memberantas pungutan liar (pungli) di wilayah ini. Salah satunya dengan memasang baliho pemberantasan pungli di wilayah Wates.


Bupati Kulon Progo, Sutedjo menyampaikan, pemberantasan pungli pada semua sektor pelayanan publik memiliki tantangan besar. Karenanya, diperlukan inovasi dengan menerapkan strategi pencegahan pungli melalui kebijakan implementasi model kota tanpa pungli.


"Harapannya, Kulon Progo bisa bersih dari pungli," katanya, Minggu (19/9/2021).

Baca Juga: Dorong Produktivitas Pertanian, Petani Kulon Progo Dapat Bantuan Alat dan Mesin Pertanian


Baliho bertuliskan 'Kulon Progo Menuju Kabupaten Bebas Dari Pungli' dipasang di dua tempat strategis, yaitu di area perlintasan kereta api sebelah timur dan barat, Wates Kota. Pemasangan baliho dilakukan untuk mengajak warga masyarakat agar menghindari dan meniadakan pungutan liar di semua sektor.


"Peran dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk bersama-sama memerangi pungli," tegasnya.


Ia menambahkan, masyarakat harus meniadakan pungli di semua lini kehidupan, baik di instansi-instansi pemerintah maupun lembaga-lembaga dan kehidupan sehari-hari. Sebab jika dibiarkan, pungli akan menjadi budaya yang tidak baik.

Baca Juga: Temanggung Siap Jadi Sentra Cabai, Produsen Keempat Terbanyak di Jateng


Wakapolres Kulon Progo yang juga merupakan Ketua Satgas Saber Pungli, Kompol Sudarmawan menegaskan, instansi pemerintah maupun pihak swasta di Kulon Progo harus menghentikan pungli. Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kegiatan penyuluhan untuk mengimbau instansi pemerintah dan swasta agar bersih dari pungli.


"Upaya-upaya preventif akan terus dilakukan. Sementara langkah penegakan hukum menjadi yang terakhir apabila masih terdapat pungli," tegasnya.


Sudarmawan berharap, semua pihak bisa membantu perwujudan Kulon Progo bebas dari pungli. Hal ini diyakini akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, terlebih di masa pandemi seperti saat ini.

Baca Juga: Rocky Gerung Kirim Pesan ke Jokowi di Tengah Ancaman Rumahnya Digusur


Ia menguraikan, pungli merupakan kegiatan pengenaan biaya di tempat yang tidak seharusnya. Pungli termasuk kegiatan yang ilegal dan tergolong sebagai Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Praktik-praktik pungli hingga kini masih marak terjadi dan bahkan seolah-olah sudah menjadi budaya.


"Untuk itu, upaya-upaya pemberantasan pungli terus dilakukan Satgas Saber Pungli yang disebarluaskan ke berbagai kalangan," ucapnya.*

 

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Agung Kurniawan Jabat Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo

Senin, 22 November 2021 | 18:21 WIB
X